Kebersihan sebagian dari Iman, Peserta Aski 212 ini Lebih Memilih Bersih-Bersih Masjid Istiqlal


Mulyadi Pilih Bersih-bersih Istiqlal foto detikcom.

Seperti aksi 411 yang lalu, ada beberapa peserta yang ikut berpartisi dalam menyampaikan aspirasi namun dengan cara berbeda. Ada para relawan yang membersihkan sisa sampah dari bungkus makan minum maupun lainya.

Begitu pula yang dilakukan seorang pria pada hari (2/12/16) ini. Pria ini memilih untuk tetap di Masjid Istiqlal saat kawan-kawannya menuju Monas, pusat aksi damai 2 Desember ini. Pria ini beraksi membebaskan halaman Masjid dari sampah.

"Saya di sini saja, enggak ke Monas. Saya bersih-bersih saja, kan mau dipakai buat Jumatan," kata pria bernama Mulyadi ini, di dekat pintu Al Fattah, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016), dilansir detikcom.

Baca Juga: Penjual Roti ini Datang ke Monas, Gratiskan Dagangannya

Pria berumur 55 tahun ini terus menyapu dan memungut sisa-sisa sarapan beberapa jam lalu. Ada sampah berupa botol plastik, kotak nasi, daun pisang, kardus, hingga kertas. Keramaian di Istiqlal sudah jauh berkurang ketimbang pukul 07.30 WIB tadi. Massa sudah beralih ke Monas.

"Di sini pahalanya lebih gede kalau bersih-bersih. Ini aksi bela Islam yang benar-benar. Kan kebersihan sebagian dari iman," ujar Mulyadi.

Dia mengaku sebagai anggota FPI, datang berjalan kaki dari Kemayoran Jakarta Pusat ke Masjid Istiqlal bersama rekan-rekannya. Sembari bersih-bersih, dia menunjukkan gambar di ponselnya, gambar itu menunjukkan foto dia bersama Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

"Saya kenal sama Habib Rizieq," kata Mulyadi.


Hasan juga ikut bersih-bersih di halaman masjid Istiqlal. foto detikcom.

Selain Mulyadi memang ada beberapa orang lain yang membersihkan halaman Masjid. Hasan, peserta aksi dari Purwakarta, menilai Masjid harus tetap dijaga kebersihannya.

"Ini kan rumah Allah. Kita harus jaga, lah," kata Hasan.

loading...
Top