Kasihan! Ibu ini Diturunkan dari Bus Karena tak Punya Uang Hingga Akhirnya Pingsan


Foto: Brigadir Ariswana dan Brigadir Febi menolong Dedeh dan putrinya yang masih 5 tahun (Istimewa)

Sungguh miris ketika tidak ada lagi belas kasihan. Berbanding terbalik dengan fenomena "Om Telolet Om". Bus ini bukanya menabur kebahagiaan bagi orang-orang sekitarnya, namun dengan teganya menurunkan seorang ibu dan gadis kecilnya yang sudah kehabisan uang dalam perjalanan.

Hanya gara-gara tak mampu membayar ongkos bus yang ditumpanginya, ibu dan anaknya ini diturunkan di perempatan Ramayana Cianjur, Jawa Barat. Karena lemas, perempuan bernama Dedeh (30) asal Subang itu pingsan sementara putrinya yang masih berusia 5 tahun terdiam kebingungan.

Beruntung, peristiwa yang terjadi, Jumat (23/12) sekitar pukul 17.00 WIB itu diketahui 2 anggota Polantas Polres Cianjur yang tengah berjaga di Pospam Operasi Lilin. Kedua petugas bernama Brigadir Ariswana dan Brigadir Febi lalu menghampiri tempat Dedeh tergeletak.

Foto: Brigadir Ariswana dan Brigadir Febi menolong Dedeh dan putrinya (Istimewa)

Baca Juga: Muslimah di Amerika ini Tiba-Tiba Disiram Kopi Panas di Wajahnya

"Ibu Dedeh mengaku dalam perjalanan dari Sukabumi ke Subang namun kehabisan uang, dalam perjalanan dia diturunkan oleh kondektur. Padahal dia sudah menunjukan surat jalan yang diberikan oleh Polsek Sukaraja di Sukabumi," kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa kepada detikcom, Jumat (23/12).

Kepada polisi Dedeh mengaku diperlakukan kurang baik oleh kondektur bus. Dengan nada menghardik kondektur berkata kepada Dedeh jika dirinya tidak butuh surat jalan namun butuh uang.

"Dia lalu diturunkan oleh kondektur di Cianjur, karena tak punya uang dan belum makan dari pagi dia lalu pingsan karena lemas. Yang bikin kami sedih, putrinya menunggu di sampingnya sampai akhirnya anggota datang," lanjut Erik.

Dedeh mengaku tak mengingat nama armada bus yang membawanya. Yang dia ingat setelah meminta bantuan ke polisi di Polsek Sukaraja, Sukabumi, ia diberi surat jalan dan langsung naik ke dalam bus.

"Ia cuma tau bus itu menuju Bandung, jadi enggak tau nama armada busnya. Beliau sempat kita ajak makan, lalu kita beri ongkos untuk pulang sampai ke Subang," tandas Erik.

Top