Kabarkan Hanya 2.500 Orang yang Boleh Mendaki Merapi Saat Pergantian Tahun, Inilah Penjelasannya


Ribuan orang diprediksi akan menghabiskan malam pergantian tahun di puncak Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengantisipasi membludaknya pendaki, petugas Taman Nasional Gunung Merapi akan membatasi jumlahnya guna menjaga situasi tetap kondusif.

"Pendakian tetap boleh tapi hanya sampai kawasan Pasar Bubrah, tetap kita batasi dan sudah ada edarannya nanti maksimal 2.500 orang. Kalau sudah sampai 2.000 nanti akan ada peringatan," ujar Kepala TNGM Edi Sutriarto, seperti yang dilansir dari kompas.com.

Pembatasan ini penting untuk menjaga kelestarian Gunung Merapi serta menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada para pendaki.


Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti SAR, relawan, petugas pos hingga masyarakat di Selo, Boyolali, sebagai satu-satunya jalur pendakian yang resmi dan diperbolehkan.

"Nanti ada dari staf yang bertugas di masing-masing pos. Dijaga juga, kan ada relawan sudah dihubungi yang mau ikut bertugas juga," ia menambahkan.


Ketika kuota 2.500 orang sudah dipenuhi maka kemungkinan warga yang sudah datang akan diarahkan untuk mendaki Gunung Merbabu yang basecampnya tidak jauh dari basecamp Gunung Merapi.
Top