Inilah Alasan Kenapa Calon Gubernur DKI (Ahok) Larang "om telolet om" Masuk Tol



Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengatakan anak-anak penggemar suara klakson bus yang berbunyi ‘telolet’ adalah anak-anak yang siap bersaing secara global dengan kalimat ‘Om Telolet Om’.

BACA JUGA : Menakjubkan, inilah 10 Museum Dengan Bangunan Terindah Yang Ada Di Dunia

Ahok berpandangan, anak-anak yang senang mendengar suara itu adalah anak-anak kreatif. Mereka membuat poster dan menunggu kedatangan bus di pinggir jalan atau di terminal.

Poster dirancang supaya menarik perhatian pengemudi bus sehingga menuruti permintaan mereka untuk membunyikan klakson.

Menurut Ahok, kreativitas kecil seperti itu, hal yang bisa dikembangkan. Sehingga selanjutnya dapat diterapkan untuk hal lain yang sifatnya produktif, namun tetap menyenangkan seperti kegemaran anak-anak mendengar suara klakson bus.

"Saya kira itu hal yang kreatif. Karena yang diperlukan dalam persaingan global itu kreativitas," ujar Ahok di Rumah Lembang, markas pemenangan Ahok-Djarot di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 di Menteng, Jakarta Pusat,

Ahok tidak memandang kegemaran anak-anak yang menjadi ramai diperbincangkan karena salah satu rekaman video dari hal itu menjadi viral di media sosial mulai Rabu kemarin, sebagai hal yang bisa membahayakan keselamatan anak-anak.

Untuk melakukannya, anak-anak memang harus berada di pinggir jalan untuk menunggu bus melintas. Ada risiko tertabrak bus atau kendaraan lain jika mereka tidak berhati-hati.

Namun, Ahok lebih menyoroti unsur kreativitas dari kegemaran itu. Ahok hanya meminta anak-anak tidak melakukan tindakan berlebihan, misalnya, sampai memasuki jalan tol, hanya untuk menarik perhatian para pengemudi bus untuk membunyikan klakson.

"Saya kira enggak usah sampai masuk tol. Itu harus dikasih tahu juga (berbahaya)," ujar Ahok.
Top