Hendak Kibarkan Bendera GAM di Gunung Burni, 5 Pendaki Diamankan

Penulis Unknown | Ditayangkan 04 Dec 2016

GAM atau Gerakan Aceh Merdeka merupakan organisasi yang dibentuk supaya kawasan Aceh keluar dari Indonesia. Organisasi itu berhasil dihentikan pada tahun 2005 lalu. Tapi siapa sangka jika ternyata masih ada pendukung GAM hingga saat ini.

Hendak Kibarkan Bendera GAM di Gunung Burni, 5 Pendaki Diamankan

BACA JUGA: Terus "Dibully" Masalah Rohingnya, Suu Kyi Murka

Kejadian trsebut diketahui setelah 5 pendaki yang ketahuan mengibarkan bendera GAM. Kelima pendaki yang diamankan masing masing, Sayuti (24) mahasiswa; Faizal (19) eks pelajar; Basri (26) wiraswasta; Zulni Amin (19) eks pelajar dan Yusriadi (26) wiraswasta.

Dikutip dari Okezone, yang didapat dari MNC Media,  diamankannya lima pemuda warga Aceh Tengah tersebut berawal ketika mereka tiba di Kp Rembune, Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah dengan menggunakan sepeda motor Suzuki BL 6809 YD dan Yamaha BL 5819 AY.

Setiba di Kp Rembune, Sayuti dan keempat temannya menuju Kantor Kepala Kampung Rembune untuk melaporkan pendakian ke Gunung Burni. Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tas yang mereka bawa ditemukan satu buah Bendera Bulan Bintang (GAM).

Penemuan Bendera Bulan Bintang tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Timang Gajah. Kemudian Kapolsek Timang Gajah AKP Hamdani Syeh beserta Kanit Intel Polsek dibantu Danramil 05/Timang Gajah beserta anggotanya langsung memeriksa lima pendaki dan barang-barang yang dibawa.

Pada saat pemeriksaan terhadap tas para pendaki tersebut ternyata ditemukan kembali Bendera Bulan Bintang sehingga jumlah ke seluruhan bendera yang dibawa pendaki berjumlah empat lembar bendera dengan ukuran berbeda.

Adapun barang bukti yang dibawa para pendaki diantaranya, empat buah bendera GAM, 1 Bendera Partai Aceh, 9 unit ponsel, 1 handycam, 1 KTP an Sayuti, 1 buah buku tabungan BRI, 4 Buah tas, 1 buah pisau, beberapa macam jenis bekal pendakian. Ke empat lembar Bendera GAM yang diamankan dengan ukuran berbeda diantaranya tiga lembar berukuran 50 x 80 cm dan satu bendera berukuran 2 x 3 M.

Setelah diperiksa, kelima pendaki itu dibawa ke Polsek Timang Gajah Polres Bener Meriah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Diduga bendera itu dbawa oleh pendaki tersebut untuk dikibarkan di Gunung Burni Telong pada 4 Desember 2016, karena tanggal tersebut adalah milad GAM.

SHARE ARTIKEL