Hadapi Kakak dan Adik yang Sering Bertengkar, Ini Dia Solusi Jitunya!


Pertengkaran antarsaudara adalah hal yang wajar. Kakak dan adik yang sering menghabiskan waktu bersama di rumah sangat tinggi berpeluang bertengkar dan saling berteriak-teriak. Orangtua tidak perlu khawatir. Kondisi hubungan yang tidak selalu akur tak berarti ada kelainan pada emosional anak Anda. Namun, Anda harus selalu bisa meredakan atau mereleai pertengkaran secara bijak.

Baca juga : Terungkap, Remaja Juga Butuh Sentuhan! Orang Tua Wajib Mengenali Hal Ini

Sebab, jika dibiarkan terus menerus akan membuat kakak dan adik tidak mempunyai rasa memiliki satu sama lain. Berikut tiga cara menghadapi anak-anak yang sering bertengkar.

1. Cerdas baca situasi


Jangan selalu mengintervensi pertengkaran anak-anak Anda. Berikan mereka waktu untuk menyelesaikan masalah mereka.

“Pertengkaran antara kakak dan adik bisa menjadi ruang latihan untuk mereka melatih kemampuan toleransi, menyelesaikan masalah, dan bernegosiasi. Tiga kemampuan itu berguna untuk masa depan mereka,” jelas Julie Romanowski, seorang parenting coach dari Vancouver, Kanada.

Romanowski menambahkan, orangtua baru melakukan intervensi ketika pertengarakan itu mulai menyakiti satu sama lain, baik secara verbal dan fisik.

2. Hargai privasi anak


Setiap orangtua menginginkan agar anak-anak mereka akur dan hangat, tetapi itu sesuatu yang mustahil.

“Jika anak-anak Anda hanya akur dua atau tiga hari dalam seminggu, aku rasa tidak ada yang salah, keluarga Anda normal,” ujar Jeannette Decker, seorang pakar edukasi anak dengan kredensial selama 29 tahun dan pemilik sekolah Brookfield Preschool, Kanada.

Anak-anak, kata Decker, sama seperti orang dewasa. Anda juga tidak selalu akur dengan orang lain dalam hidup Anda, bahkan Anda pun sering selisih pendapat dengan suami, maka hal serupa juga akan terjadi pada anak-anak. Decker menganjurkan sebaiknya Anda menghormati dan menghargai privasi anak dengan menyediakan fasilitas beraktivitas tanpa gangguan saudara yang lain.

“Anda bisa memberikannya kegiatan ekstrakurikuler dan les,” jelas Decker.

Baca juga : Nenek Kesepian Ini Berani Bayar Jumlah Besar Wanita untuk Pura-Pura Jadi Anak! Tertarik?

3. Jangan pilih kasih


Siapapun yang salah dalam pertengkaran antara si kakak dan adik, orangtua tidak boleh melulu membela satu anak dan menyalahkan yang lainnya. Anda dilarang pilih kasih. Graham menyarankan bahwa orangtua menyediakan waktu 15 menit untuk bicara dengan masing-masing anak ketika terjadi pertengkaran.

“Cara ini memberikan mereka kontrol, berkomunikasi, dan merasa dekat dengan Anda,” pungkas Graham.
Top