Dua Bulan Menjadi Duta, Wonder Woman Dipecat PBB, Anggota Staff Sampai Protes Bisu Menolaknya!

Komentar

Sebagai salah satu karakter cerita yang cukup legendaris, Wonder Woman mempunyai kekuatan yang besar dan menjadi impian bagi gadis yang ingin bersikap kuat dan tegar. Apalagi dengan adanya kecantikan dan power yang dia miliki, membuat siapapun pasti akan kagum dengan karakter ini. Akan tetapi, baru-baru ini muncul perdebatan yang menyinggung Wonder Woman sebagai salah satu karakter fiksi.

Baca juga : Wait! Siapa Sangka Belanja Bisa Tangkal Rasa Sedih? Kamu yang Bad Mood Wajib Tahu

Ya, pada bulan Oktober lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB mengumumkan bahwa mereka telah mengangkat karakter superhero Wonder Woman sebagai Duta Besar Kehormatan untuk Pemberdayaan Wanita dan Anak Perempuan. Peran tersebut memang diberikan untuk karakter fiksional yang "berjuang" di bidang tertentu. Sebelum Wonder Woman, Winnie the Pooh dan Tinker Bell juga pernah menjabat dalam peran yang sama. Memang tak dapat dipungkiri bahwa melihat semangat Wonder Woman dalam membela bumi dari ancaman mampu menjadikannya sebagai seorang duta.

Namun, siapa sangka superhero tersebut "kehilangan pekerjaannya" di PBB dalam waktu dua bulan?



Keputusan tersebut diambil setelah protes keras staf wanita PBB sendiri yang menolak karakter wanita Amazon dengan laso emas ini sebagai simbol pemberdayaan wanita. Mereka menilai penampilan Wonder Woman yang mengenakan pakaian mini dan sepatu boot selutut sangat berkebalikan dengan misi membebaskan wanita dan anak-anak perempuan dari kekerasan seksual. Mereka mengecam bahwa simbol yang ada layaknya pakaian minim dan laso sangat mencerminkan tindak kekerasan seksual yang ada saat ini.

Bahkan, 50 staf wanita PBB melakukan protes bisu dengan memunggungi upacara pengumuman Wonder Woman sebagai Duta Besar Kehormatan untuk Pemberdayaan Wanita dan Anak Perempuan. Tidak lama kemudian, sebuah petisi oleh “anggota staf PBB yang khawatir” dimulai secara online. Petisi tersebut berisi permintaan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, untuk mencopot Wonder Woman dari posisi tersebut.

Baca juga : "Assassin’s Creed" Siap Menyapa Penggemar Gamenya dalam Film Terbarunya Tahun Ini!

“Sepertinya PBB tidak bisa menemukan wanita nyata yang dapat menjagokan hak semua wanita dalam isu persamaan jender dan perjuangan pemberdayaan wanita,” demikian yang tertulis dalam petisi tersebut. Setelah ditandatangani oleh 45.000 orang, akhirnya PBB pun menuruti permintaan tersebut dan memutuskan untuk memecat Wonder Woman. Hmm, kalau menurutmu sendiri, karakter apa yang pantas dijadikan sebagai duta untuk menggantikan Wonder Woman?
Top