DK PBB Bakal Gelar Voting Demi Penyelamatan Warga Aleppo

Resolusi itu bertujuan untuk buktikan jika PBB tidak akan tinggal diam dan akan terus memantau evakuasi Aleppo dan warga sipil yang memilih untuk tetap tinggal. Draft resoolusi itu juga menekankan evakusi warga harus sukarela serta sampai ke tujuan akhir.



BACA JUGA: Tangisan Haru, Seorang Ibu di Aleppo yang Menangisi Putrinya Dalam Kondisi....

Dikutip dari Sindonews, "Sebuah pemungutan suara telah dijadwalkan pada Minggu pagi," kata para diplomat seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (18/12/2016).

Tapi sayang, Evakuasi dari timur Aleppo terhenti karena pasukan pro pemerintah menuntut warga Desa Syiah yang dikepung oleh pemberontak juga harus dievakuasi.  Belum diketahui bagaimana sikap Rusia mengenai resolusi yang dibuat perancis. "Jika itu adalah inisiatif yang masuk akan dal kami melihatnya di atas kertas, mengapa tidak 'menyuguhkan' inisiatif ini?" kata Vitaly Churkin, utusan Rusia untuk PBB, sebelum draft tersebut diedarkan ke DK PBB.

Rancangan resolusi itu meminta Sekjen PBB untuk menempatkan staf kemanusiaan PBB di lapangan untuk melaksanakan pemantauan yang memadai, netral, observasi langsung. Staf kemanusiaan itu juga akan melaporkan evakuasi dari wilayah yang terkeping di Aleppo dan perlindungan warga sipil di Aleppo.

Resolusi ini juga meminta Sekjen PBB untuk menyebarkan staf lebih lanjut jika diperlukan dan menuntut semua pihak memberikan monitor dengan aman, langsung dan akses tanpa hambatan.

Draft resolusi itu menuntut semua pihak mengizinkan akses lengkap, langsung, tanpa syarat, aman dan lancar untuk PBB dan mitranya melalui rute langsung ke seluruh Suriah. Draft juga meminta sekjen PBB melaporkan kembali kpada dewan atas pelaksananaan resolusi dalam waktu 5 hari setelah diadopsi.
loading...
Top