Diduga Pilot Mabuk Sebelum Lepas Landas, Penumpang Citilink Geger dalam Pesawat!


Ada pepatah yang mengatakan bahwa cara berbicara seseorang mempengaruhi sikap dan kepribadian orang tersebut. Namun apa jadinya kalau cara bicara juga bisa membuat panik seluruh penumpang pesawat yang akan take off? Hal ini sempat diabadikan oleh pengguna Twitter dengan akun @htsubiyantoro pada Rabu (28/12/2016) pagi menuliskan bahwa pilot penerbangan Citilink rute Surabaya - Jakarta yang ditumpanginya mabuk sebelum take off.

Baca juga : Wajib Wasapada! Jangan Sampai Kamu Mengunggah Boarding Pass di Media Sosial

Dilansir dari laman Kompas, menurut akun tersebut dugaan pilot yang mabuk itu berdasar suara pilot yang terdengar "ngelantur" saat memberikan pengumuman melalu public announcer (PA) di dalam kabin pesawat. Alhasil hal itu membuat penumpang di dalam pesawat kebingungan. Dalam postingan tersebut juga disertakan video suasana di dalam kabin pesawat Citilink nomor penerbangan QG800. Nampak beberapa penumpang berdiri dan berbicara dengan awak kabin.

Pramugari kemudian mencoba menenangkan penumpang dengan meminta mereka duduk dan menunggu di dalam pesawat, sembari mencari kejelasan apakah pilot benar-benar mabuk atau tidak. Penerbangan Citilink QG800 pun diganti dengan pilot yang baru dan melanjutkan perjalanan. QG800 dijadwalkan berangkat sekira pukul 05.15 WIB dari bandara Juanda, Surabaya.



Namun akibat insiden ini, penerbangan tertunda sekitar satu jam. QG800 baru lepas landas dari bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 06.30 WIB dan mendarat di Jakarta pukul 07.45 WIB.

Baca juga : Beginilah Ikon Baru Kebanggaan Bandung yang Hampir Jadi! Tampilan Unik Flyover Antapani

CEO Citilink, Albert Burhan sendiri telah mengetahui insiden tersebut. Menurut Albert, pilot sudah dibawa ke klinik bandara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Ternyata setelah dites, hasilnya negatif, Pak (tidak mabuk)," ujar Burhan dalam pesan singkatnya yang diterima KompasTekno.

"Jadi waktu announce, suaranya seperti mabuk, penumpang protes, kita ganti pilot, ternyata setelah dites oleh klinik di bandara, negatif," imbuhnya.
Top