Bunda.. Waspadai Kasus Penculikan Anak, Bocah 6 Tahun Di Culik Pria Tak Di Kenal Dan Di Jadikan Pengemis



Seorang bocah perempuan dilaporkan hilang diculik pria tidak dikenal. Setelah dua hari menghilang, bocah berusia 6 tahun itu ditemukan ketika sedang mengemis di jalanan.

Bocah tunawicara itu dijangkau oleh petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, saat sedang mengemis di sekitar Pusat Grosir Cililitan (PGC).

BACA JUGA : Bunda.. Kenali Berkembangan Anak Sebelum Merasa Menyesal Dikemudian Hari

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Benny Martha mengatakan pihaknya tidak bisa menghubungi orang tua bocah tersebut karena korban memiliki keterbatasan berbicara.

"Kemudian kami dapat info di grup WhatsApp petugas P3S ada anak hilang, ciri-cirinya sama persis. Maka saat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 kami pertemukan dahulu dengan orang tuanya," ujar Benny dalam keterangan kepada wartawan.

Petugas P3S kemudian menghubungi orang tua bocah tersebut. Menurut keterangan sang ayah, korban sebelumnya dibawa oleh seorang pria tidak dikenal.

"Selama dua hari anak itu dibawa pergi. Ia hilang saat berada di rumah saat pagi dini hari ketika orang tuanya sedang salat subuh," imbuhnya.

Saat ditemukan, kondisi bocah berambut pendek itu sangat memprihatinkan. Kondisi badan kotor dan pakaiannya compang-camping.

Petugas P3S Sudinsos Jaktim kemudian membawa bocah tersebut ke panti. Di situ korban dimandikan dan diberi makan serta minum.

"Saat orang tuanya menjemput anak itu di panti, mereka terharu karena gembira bisa bertemu lagi dengan anaknya. Kami sebagai petugas pun ikut senang," lanjut Benny.

Setelah bertemu dengan orang tuanya, korban dibawa pulang ke rumahnya di Jalan Kali Baru Timur, Gang 3 No 25 RT 2 RW 6 Kelurahan Bungur, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Benny berpesan supaya orang tua lebih berhati-hati dan menjaga anaknya jangan sampai dibawa orang tak dikenal atau pergi sendiri tanpa pengawasan.

"Karena sudah banyak kasus anak-anak yang dibawa itu dijadikan pengemis, diambil organ tubuhnya, dan dieksploitasi," tandas Benny.
Top