Bukan Cuma Istilah Cantik, Jika Termasuk "Tiger Mom", Ketahui Terlebih Dahulu Dampaknya untuk Anak!


Seorang penulis bernama Amy Chua sempat membuat vira dunia parenting dengan buku karangannya yang cukup mengejutkan. Di bukunya ia bercerita bagaimana caranya mendisiplinkan kedua putrinya dengan cara yang cukup ekstrem. Tak jarang ia melabeli anaknya dengan kata" sampah" karena tidak sopan di depan tamu, atau melarang anaknya menginap di rumah teman. Tak hanya itu, ia tak terima kalau anaknya mendapat nilai "A", serta menerapkan aturan yang sangat ketat untuk kehidupan putrinya.

Baca juga : Bukan Hanya Ibu yang Bisa, Ternyata Inilah Manfaat yang Diperoleh Saat Ayah Mendongeng

Namun, dibalik semua hal itu. Jika memang kalian merasa menjadi tiger mom itu baik, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu uraian tentang bagaimana layaknya tiger mom atau orang tua yang berlaku keras terhadap anak. Simak semunya disini.

1. Selalu bekerja, belajar, melakukan tugas, tak pernah main


Anak-anak butuh waktu bersantai dan bersenang-senang untuk menyerap apa pun yang mereka pelajari. Jika mereka berisi kemampuan, pengetahuan, dan informasi yang mereka tak bisa gunakan sehari-hari, dan hanya belajar karena mereka disuruh belajar, otak mereka akan berakhir seperti spons yang menyerap pengetahuan tetapi tidak bisa mencernanya.

2. Ungkapan Cinta yang tak berbatas


Jika orang tua mengatakan "Mama sayang kamu, tetapi Mama ingin kamu bertingkah laku begini dan seperti ini" atau "Mama tahu kamu pasti bisa lebih baik," adalah kata-kata motivasi yang lebih baik ketimbang, "Kamu itu sampah kalau enggak bisa duduk dengan rapi!" karena hasilnya akan menyakiti diri si anak.

3. Ancaman berlebihan


Mengatakan bahwa "Nanti Mama bakar semua mainan kamu" atau, "Mau Mama usir dari rumah?" tak akan berhasil karena jika si anak bilang, "Ya!" yang bisa orangtua lakukan hanya mundur dan menurunkan ancaman. Jika orangtua melakukan ancaman-ancaman yang kosong seperti itu, artinya mengajarkan anak bertingkah nakal.

4. Tidak punya waktu


Saat meminta anak untuk melakukan suatu hal yang sulit, cobalah bekerja bersama mereka ketimbang memerintah mereka. Pengasuhan orangtua yang baik adalah dengan memberikan waktu kepada anak.

Baca juga : Hadapi Kakak dan Adik yang Sering Bertengkar, Ini Dia Solusi Jitunya!

5. Satu-satunya


Cari tahu apa yang dilakukan orangtua lain. Saat tak ada orangtua lain yang melakukan peraturan sama dengan Anda, misal, tidak memberikan akses internet kepada anak, seperti yang orang tua lakukan terhadap anak, bisa jadi memang terlalu ketat pada anak.

Oleh karena itu, anak-anak sangat ingin orang tua bangga terhadapnya, dan mereka juga selalu mengkhawatirkan persetuhuan orang tua. Jadi, ketika peraturan terhadap anak terlalu keras, hasilnya antara anak jadi ketakutan serta sulit memutuskan sesuatu, atau ia sadar ia tak akan pernah bisa memenuhi keinginan sang ibu, hingga mereka tak pernah mau mencoba.
loading...
Top