Bibir Pink Merona Jadi Trend Tato Pria Nigeria, Alasannya Bikin Menganga!

Komentar

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran jika kalian mendengar tentang tato bibir? Yup, mungkin inilah prosedur kecantikan yang paling aneh. Sedikit berbeda dengan sulam bibir yang membuat bibir lebih terlihat segar dengan warna yang senada dengan kulit wajah, lain halnya dengan tato bibir yang bahkan bisa membuat bibirmu menjadi pink merona!

Baca juga : Demam "Om Telolet Om" Mendunia, Dawin Tertarik Bikin Judul Lagu Barunya!

Praktik kecantikan ini akan membuat bibir para pria, bayangkan bibir seorang pria! Agar berwarna merah muda terang dengan tujuan mampu menarik perhatian wanita. Dilansir Tribun Travel dari laman Odditycentral, setelah dilakukan riset secara online, ternyata tato bibir memang sedang marak dikalangan pria Nigeria.

Sebuah video yang diunggah akun BattaBox di YouTube memperlihatkan soorang pria Nigeria yang sedang ditato bibirnya dengan warna pink menyala. Pria dalam video singkat yang mendokumentasikan prosedur tato bibir itu menjelaskan, mereka hanya diminta membayar 7 ribu Naira (22 USD) atau sekitar Rp 300 ribu.

Untuk merubah warna bibir yang hitam, pertama-tama kulit mati mereka dibersihkan, lalu tato dengan cat merah muda yang ringan. Meskipun pria dalam video tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan selama di tato, tapi kulit bibir merupakan bagian yang sangat sensitif. Penasaran seperti apa prosesnya? Simak videonya berikut ini.


Baca juga : Teknik Nail Art Terbaru, Bisa Dimakan Langsung dari Kukunya!

Rupanya, memiliki bibir merah muda adalah ciri estetika yang sangat didambakan di Nigeria, dan tato adalah cara paling umum untuk mencapainya. Hasilnya memang permanen, tetapi menurut sebuah Forum di Nigeria, hal ini juga memiliki sejumlah kelemahan. Pertama, rasa sakit selama proses hingga kemungkinan iritasi kulit, serta sensasi menyengat berkepanjangan dan radang bibir.

Jika tidak dilakukan dengan prosedur medis yang benar, bahkan bisa menumbuhkan keloid.
Jika dilihat tato artis dalam video tersebut, orang yang melakukannya bahkan tidak memakai sarung tangan karet, sehingga berisiko tinggi terkena kuman dan infeksi. Di zaman serba modern ini, semakin banyak orang yang rela melakukan apa saja atas nama kecantikan.
Top