Benua Bangsawan Ternyata Punya Cerita Kelam, Waspadai Copet Kala Berlibur di Eropa!


Salah seorang wisatawan yang sedang berkunjung ke benua biru Eropa, baru-baru ini memperingatkan kepada kita agar ketika berkunjung kesana tetap waspada dan berhati-hati dengan keadaan sekitar. Awas Copet, itulah pesan yang diterima olehnya dari seorang rekan di kantornya ketika mengikuti GO365 Networking Trip ke Italia, Swiss, dan Perancis.

Baca juga : Fakta! Ternyata Liburan Lebih Membahagiakan Ketimbang Belanja dan Bertunangan

Ia menceritakan pengalaman kenalan dari temannya yang kecopetan saat pergi ke Italia. Temannya itu kehilangan uang dan paspor. Peringatan yang sama juga ia dengar ketika menginjakkan kaki di kota Roma.

"Please be careful. There are many pickpockets here," kata tour leader.

Beberapa temannya dari travel agent yang mengikuti tur itu pun sempat berbagi cerita tentang pengalaman orang-orang dekat mereka menjadi korban copet saat berada di Eropa.

"Teman saya, seorang tour leader, kecopetan saat berada di dalam bus rombongan," kata Susi Suzana, pemilik biro perjalanan Susi Production.

Susi menuturkan ketika itu temannya sedang menghitung anggota rombongan yang ia pimpin. Ia meletakkan tas cangklongnya di dalam bus, padahal biasanya ia tidak pernah melepas tas tersebut dari badannya. Pencopet itu masuk bus dan mengambil tasnya.Temannya itu kehilangan paspor, dompet, dan sejumlah uang.

"Di sini pencopetnya bisa tidak mencurigakan. Yang dialami teman saya itu, pencopetnya pakai baju mirip petugas keamanan," kata Susi.

Karena itu ia menyarankan wisatawan ke Eropa untuk memakai tas cangklong, misalnya postman bag.

"Selempangkan tasnya dan taruh di depan badan. Sebaiknya tidak memakai ransel. Pakai tas yang retsletingnya," ujar Susi.

Branch Manager Central Park Antavaya, Winardo, mengatakan yang paling rawan adalah keramaian atau destinasi wisata populer.

"Jadi sebaiknya berjalanlah dalam rombongan kalau sedang di keramaian. Jadi saling bisa mengawasi antara teman," lanjut pria yang akrab disapa Dodo itu.


Baca juga : Dunia Punya Cerita, Inilah Sup dengan Penyajian Paling Aneh, Jangan Disimak Kalau Ingin Muntah!

Para pencopet dinilai cukup nekat, karena bukan hanya merogoh, namun juga menyobek bagian tas dengan senjata tajam. Waspadai juga para pengemis. Mereka biasanya mencolek-colek turis untuk meminta uang. Ketika calon korban lengah, mereka pun beraksi.

"Lebih baik bawa kartu kredit deh kalau ke Eropa dan jangan bawa barang berharga berlebihan," kata Dodo.

Turis yang berkunjung ke Eropa juga disarankan tidak menyimpan semua uang dalam dompet atau tas. Sementara itu paspor, yang merupakan benda terpenting saat bepergian ke luar negeri, sebaiknya disimpan di tas khusus paspor yang menempel di bagian dalam badan.

Maraknya copet rupanya disadari oleh pengelola tempat wisata. Salah satunya Castello Chillon di Veytoux, Swiss. Pengelola kastil yang berdiri di tepi Lake Geneva itu memasang papan peringatan soal pencopet di pintu masuknya.
Top