Anggota DPR Sebut Gambar di Uang Baru Rp1000 Rendahkan Martabat Perempuan Aceh


Ada yang berbeda dengan gambar Cut Mutia

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya" menjadi salah satu kutipan yang dicetuskan Presiden Soekarno. Begitu juga dengan pemuatan gambar pahlawan dalam uang rupiah baru emisi 2016 yang bertujuan kembali mengenalkan pahlawan nasional pada masyarakat.

Dalam uang rupiah baru terpampang 12 gambar pahlawan nasional dari 11 uang baru yang diluncurkan Senin (19/12/2016). Yang menarik, ada satu sosok pahlawan perempuan yang terpampang di uang baru pecahan Rp 1.000. Adalah pahlawan nasional asal Aceh, Tjut Meutiah/Cut Mutia dengan warna dasar gradasi hijau.

Baca Juga: Alfamart Keberatan Dimintai Transparansi Dana Sumbangan Konsumen

Tjut Meutiah/Cut Mutia menjadi pahlawan perempuan ketiga dalam sejarah uang rupiah Indonesia. Sebelumnya pahlawan perempuan dari Aceh Tjut Nyak Dhien juga hadir dalam uang kertas Rp 10.000 pada tahun 1998.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Asrizal H Asnawi, keberatan dengan peredaran uang baru itu. Ia meminta Bank Indonesia dan Bank-bank di Aceh tidak mengedarkan uang baru tersebut, karena adanya gambar Cut Mutia—pahlawan Indonesia asal Aceh—tanpa hijab.


Uang baru pecahan 1000 rupiah

Menurut Asrizal jika uang pecahan seribu rupiah tersebut beredar, itu akan melukai proses penegakan hukum syariat di Aceh.

“Di saat kita memperjuangkan penegakan syariat Islam, pemerintah pusat malah mensosialisasikan hal yang terbalik. Ini jelas-jelas melecehkan Aceh dan sangat tidak sensitif,” kata Ketua Fraksi PAN DPR Aceh itu, lansir AJJN, Selasa (20/12/2016).

“Uang itu juga merendahkan martabat perempuan Aceh,” tambahnya.

Menurutnya, Bank Indonesia (BI) tidak cermat dalam memilih foto untuk dijadikan gambar dalam pecahan baru tersebut. Ia menilainya sebagai propaganda untuk melawan syariat Islam di Aceh.

Sejumlah warga Acehpun memprotes hal ini. Mengutip dari facebook Serambi Mekkah, gambar tersebut untuk apa ditampilkan bila tampilanya merendahkan rakyat aceh.

Berikut kutipan lengkapnya,
Khusus Rakyat Aceh Tolong bagikan Status Ini agar Pemerintah Pusat tau kita Rakyat Aceh Protes.

Foto Cut Meutia di Uang Seribu lagi-lagi tidak memakai Jilbab,
untuk apa di tampilkan di uang kalau tampilannya merendahkan Rakyat Aceh?,
Kami Seluruh Rakyat Aceh, meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menggantikan Foto Cut Meutia di Uang tersebut.
Demi Allah, Kami Rakyat Aceh, Kami Utamakan Agama Allah.
Demi Allah, Wahai Rakyat Aceh, Janganlah menjual Agama Allah, demi kepentingan Hasrat kita.



Unggahan yang dipost Senin (19/12) ini telah dibagikan 12.416 kali saat artikel ini dimuat. Dan mendapat komentar lebih dari 1.800 kali.
loading...
Top