Zidane Geram Dengan Buruknya Intensitas Real Madrid


Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku geram setelah timnya diimbangi 3-3 oleh Legia Warszawa di Pepsi Arena, seperti yang dilansir oleh kompas.com.

Real Madrid sejatinya sudah unggul dua gol berkat lesakan Gareth Bale dan Karim Benzema. Namun, secara mengejutkan, Legia sanggup bangkit dan tampil di luar ekspektasi.

Melalui Vadis Odjidja-Ofoe, Miroslav Radovic, dan Thibault Moulin, Legia berbalik unggul 3-2, sebelum akhirnya skor disamakan oleh Real Madrid lewat gol Mateo Kovacic menjelang akhir laga.

Real Madrid pun terpaksa menunda langkahnya ke babak 16 besar. Mereka berada di urutan kedua klasemen Grup F dengan raihan delapan poin.

Adapun peserta Grup F lainnya, Borussia Dortmund, sudah lolos lebih dulu berkat torehan 10 angka. Pada hari yang sama, Dortmund menang 1-0 atas Sporting CP.

"Pertandingan ini aneh. Kami tak bisa melakukan apa yang kami inginkan. Kami kurang bagus dalam beberapa hal, terutama intensitas," kata Zidane kepada beIN Sports.

"Kami memang tidak kalah, tetapi hasil rasanya buruk. Kami masih perlu menganalisis banyak hal," tutur pelatih asal Prancis tersebut.

Meski begitu, Zidane meyakini bahwa Real Madrid masih berpeluang lolos sebagai juara grup, meskipun harus melewati jalan terjal untuk meraihnnya.

"Ketika unggul 2-0, Anda harus lebih kompak sebagai sebuah tim. Sedangkan kami tak melakukannya. Kami membiarkan lawan memiliki banyak ruang," tutur Zidane.


"Tentu semakin sulit bagi kami untuk menjuarai grup. Namun, hal itu tak akan mengubah apa pun karena kami masih bisa mewujudkannya," ucapnya.
loading...
Top