Waspadai Keluar Darah Saat BAB, Pertanda Gejala Kanker Usus Besar


Kesehatan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan, dimana akan sangat mudah apabila dicegah terlebih dahulu daripada mengobati. Dilansir dari data World Health Organization (WHO) pada tahun 2012, diperkirakan terdapat 14 jenis kasus kanker baru yang muncul, serta salah satunya yang paling umum dan berada pada peringkat ketiga di dunia adalah kanker kolorektal atau kanker usus besar. Kanker usus besar adalah jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Penyakit ini dapat diidap oleh segala usia, meski 90 persen penderitanya berusia di atas 60 tahun.

Baca juga : Dokter Bilang Harus Banyak Minum? Eits, Ternyata Terlalu Banyak Air Juga Salah Lho!

Kanker kolorektal di Indonesia


Kanker kolorektal merupakan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia. Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring perubahan pola hidup penduduk Indonesia. Menurut dr Ibrahim Basir, SpB-KBD dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia Jakarta Raya (IKABDI Jaya), sekitar 50% pasien dengan kanker usus besar datang ke rumah sakit sudah memasuki fase lanjut. Bahkan, terkadang sudah tdak dapat diobati. Akhirnya dokter hanya melakukan terapi untuk mengatasi komplikasi medis.

Gejala kanker usus besar


Gejala kanker usus besar yang sering muncul adalah :

  • Adanya darah pada kotoran atau bahkan pendarahan di anus.
  • Berubahnya tekstur kepadatan kotoran.
  • Menurunnya berat badan.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Nyeri atau kram pada bagian perut.
  • Perut kembung.
  • Meningkatnya frekuensi buang air besar atau diare.
  • Konstipasi.
  • Hilang nafsu makan.

Perlu diingat bahwa tidak semua gejala tersebut akan dirasakan penderita. Sebagian ada yang menjadi sering buang air besar dengan disertai darah pada kotorannya dan sebagian ada yang tidak disertai darah, namun merasakan nyeri pada perutnya. Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker usus besar adalah dengan mengamati pola buang air besar setiap hari.

“Kalau buang air besar disertai dengan keluar darah, segera ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan colok dubur. Ini untuk mengetahui apakah ada polip dan lendir yang menjadi tanda adanya kanker usus besar,” jelas dr Ibrahim.

Apa yang harus dilakukan ketika BAB berdarah?


Perhatikan kondisi tubuh Anda. Apa rasa tidak nyaman yang paling Anda rasakan selama beberapa hari terakhir? Jika Anda merasa ada gejala yang menyertai seperti beberapa penyakit di atas maka lakukan konsultasi dengan ahli medis. Hindari semua kebiasaan buruk yang menyebabkan potensi penyakit tertentu, seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol, dan juga perhatikan kondisi makanan dan minuman sehari-hari Anda. Biasakan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat. Selain itu perhatikan kebersihan Anda agar terbebas dari infeksi bakteri dengan cara sering mencuci tangan dan selalu mencuci tangan sebelum makan. Segera periksakan ke dokter jika hal tersebut masih terus berlanjut.
loading...
Top