Sungguh Malang, Bayi Orang Utan yang Tak Berdaya Dirantai untuk Pertunjukan


Mingki, bayi orang utan dari Indonesia yang begitu mengharukan. Ibunya tewas ditembak oleh pemburu yang tak bertanggung jawab. Bayi orang utan ini kemudian ditangkap dan dibawa ke rumah oleh si pemburu. Di rumah si pemburu leher mingky dirantai tanpa belas kasih.

Bahkan sekedar membuatkan kandang, si pemburu pun enggan. Ia hanya tidur di gang sempit samping rumah si pemburu. Kadang-kadang, primata malang ini ditarik keluar untuk menghibur anak-anak di lingkungan sekitar pemiliknya.

BACA JUGA : Luar Biasa, Sebuah Toko Sediakan Ruangan Anti Stress

Namun syukurlah penderitaan Mingky berakhir setelah petugas penyelamat satwa membebaskan hewan ini awal bulan Oktober. Saat diselamatkan, Mingky tampak depresi sambil memeluk dirinya. Butuh waktu lama untuk membujuk Mingky keluar dari gang tersebut.

Menurut Panut Hadisiswoyo dari Pusat Informasi Orang Utan di Indonesia, orang yang menangkap Mingky merantai orang utan itu sebagai hiburan bagi keluarganya. Kadang-kadang, Mingky diberi buah atau nasi.

Dilansir dari Liputan6, Panut mengungkapkan "Tapi itu bukan habitatnya. Usianya sekitar tiga tahun dan dia dirantai ke dinding di antara dua rumah".



Jaringan intelijen Panut berhasil menemukan orang utan itu di sebuah rumah di pedesaan dekat kota Blang Pidie, Aceh Barat Daya. Kelompok kesejahteraan hewan lah yang menghubungi polisi setempat dan meminta bantuan untuk menyelamatkan Mingky dari pemiliknya.

Ia menambahkan saat ditemukan, orang utan itu terlihat takut disentuh, agresif, hingga harus dibius terlebih dahulu. Mingky begitu menderita sebelum ditemukan oleh tim penyelamat orang utan tersebut.

Sekarang, orang utan itu ditempatkan di pusat perawatan hewan agar kembali sehat sebelum dilepas ke alam liar.
loading...
Top