Putra Petir Tutup Usia, Mengenang Gundala Lewat Komik Ciptaannya


Harya Suraminata atau Hasmi, komikus legendaris yang menciptakan tokoh Gundala Putra Petir meninggal di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta, Minggu siang, 6 November 2016. Hasmi meninggal di usia ke-70 tahun, setelah beberapa hari sakit. Pujiyati, istri Hasmi menyatakan bahwa sedianya jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Budayawan Giri Sapto Bantul. "Pemakamannya besok (Senin) tapi jamnya masih belum pasti," tutur beliau.

Kabar meninggalnya pencipta tokoh Gundala Putera Petir itu juga disampaikan lewat akun Facebook Butet Kartaredjasa. Butet menulis: "Selamat Jalan Mas Hasmi. Ini SMS dari Anggi, putrinya Hasmi: Om, ini Anggi, putri pak hasmi. Saya ingin mengabarkan bahwa Hasmi Gundala sudah meninggalkan kita semua. Mohon doa untuk beliau, semoga diterima disisi Tuhan.” Komentar simpati mengalir dari kolega Butet, di akun media sosial.


Semasa hidup Hasmi aktif menggambar dan menulis skenario. Karyanya yang paling fenomenal adalah Gundala Putra Petir. Ada 23 judul buku seri Gundala yang terbit dalam kurun waktu 1969-1982. Namun sebelum itu pada 1968 dia menciptakan karakter Maza.


Hasmi atau Mas Nemo, panggilan akrab dari Harya Suraminata, menciptakan tokoh Gundala hingga bertahan menjadi bacaan anak-anak muda hingga 1990-an. Gundala, adalah tokoh dengan karakter dan latar belakang lokal (Yogyakarta) yang penciptaannya terinspirasi oleh sosok superhero Flash. Ide kekuatan Gundala yang berupa petir, menurut Hasmi, didapat dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Sela, yang diceritakan bisa menangkap petir. Sedangkan bentuk fisik Gundala mendapat inspirasi dari bentuk karakter The Flash ciptaan Gardner Fox dari DC Comics.

Selamat jalan Pak Hasmi. Namamu akan dikenang lewat semua karya yang telah engkau torehkan.
loading...
Top