Polisi Amankan 1.000 Ketapel, Adakah Hubungannya dengan Aksi 2 Desember?

Pengiriman 1.000 ketapel dari Surabaya ke Makassar terpaksa ditahan oleh polisi. Hal ini terjadi karena dugaan polisi yang nantinya akan dikirim ke Jakarta bukan Makassar dan digunakan untuk aksi damai 2 Desember mendatang.



Dikutip dari Kompas, Citra Romadoni, pemilik senjata tradisional berbahan kayu dan karet itu pun ikut diperiksa polisi terkait pengiriman tersebut. "Ini antisipasi saja, kami khawatir disalahgunakan. Karena ketapel juga bisa melukai orang," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Selasa (29/11/2016).

Kecurigaan polisi, kata Lily, berdasar. Selain jumlah yang cukup banyak, warga Makassar yang memesan meminta waktu cukup singkat, yakni dalam waktu hanya tiga hari. "Pesannya tanggal 25 November, minta dikirim 28 November," terang Lily.

Walaupun begitu, pemilik ketapel tidak ditahan. Polisi hanya menahan ketapelnya saja sampai dipastikan tidak ada keterkaitan antara ketapel tersebut dengan aksi 2 Desember mendatang. Dan Jika tidak terbukti terkait dengan aksi 2 Desember, maka pengiriman ketapel akan dilanjutkan.

Citra sendiri membantah ketapel yang dikirim melalui jalur laut tersebut dibawa ke Jakarta untuk aksi damai 2 Desember. "Ketapel dikirim ke sepupu saya di Makassar, katanya di sana kalau dijual laku keras," terangnya.
Top