Pemakaman Sutan Bhatoegana Diwarnai Hujan Angin dan Insiden Tenda Ambruk


Suasana pemakaman almarhum Sutan Bhatoegana di Pemakaman Giri Tama, Tonjong, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/11/2016). Hujan deras dan angin kencang sempat merobohkan tenda dan kursi-kursi ambruk, foto tribunnews.

Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari di RS Bogor Medical Center, Sutan Bhatoegana meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB. Sutan wafat setelah mengidap penyakit kanker hati.

Jenazah Sutan Bhatoegana telah dikebumikan, Sabtu (19/11/2016) sore di Pemakaman Giri Tama, Tonjong, Parung, Bogor. Jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 16.33 WIB. Saat itu kondisi cuaca di pemakaman dan sekitarnya sedang diguyur hujan.

Iring-iringan jenazah hanya dilakukan sejumlah kerabat dan keluarga Sutan.

Dikutip dari tribunnewsbogor.com, tidak tampak para pejabat tinggi DPP Partai Demokrat yang turut datang ke lokasi pemakaman.

Baca Juga : Sutan Bhatoegana Meninggal Dunia

Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, keluarga Sutan pun meneteskan air mata.

Tumpukan tanah pun sedikit-sedikit menutup lubang tempat peristirahatan terakhir Sutan.

Selepas Jenazah dikebumikan, hujan yang sebelumnya sudah mengguyur wilayah Tonjong dan sekitarnya semakin deras dan disertai angin kencang.

Saking kencangnya, tenda yang berdiri di area pemakan Sutan jenazah pun turut ambruk tertiup angin.

Keluarga serta kerabat serta petugas pemakaman pun sempat diguyur hujan lebat, hingga akhirnya mereka berlindung di sebuah pendopo di area pemakaman.

Suara takbir pun terdengar saat hujan deras terjadi. Beruntung tidak ada korban yang tertimpa tenda tersebut. Sekitar satu jam kemudian hujan pun mereda.
loading...
Top