Pelan Tapi Pasti, Inilah Motor Listrik Zero Motorcycles


Lama tak terdengar suaranya, Zero Motorcycles menjadi salah satu peserta pameran di EICMA, Milan, yang baru saja berakhir akhir pekan lalu. Di Indonesia, merek sepeda motor listrik dari Amerika Serikat (AS) itu diboyong oleh Grup Garansindo, lantas bagaimana kondisinya sekarang?

Muhammad Al Abdullah, Chief Executive Officer Grup Garansindo, menjelaskan, kalau semangat Zero masih terjaga positif di Indonesia. Meski kondisi pasar sepeda motor lagi lesu, tak lantas melemahkan keinginan perusahaan untuk menyebarkan informasi terkait teknologi motor listrik di Indonesia.

“Garansindo mau mengeduskasi teknologi motor listrik kepada masyarakat Indonesia lewat Zero. Jangan sampai ada anggapan kalau motor konvensional lebih baik dari listrik atau sebaliknya. Semua ada kelebihan dan kekurangan,” kata Al seperti yang dirangkum wajibbaca.com dari salah satu laman kompas.com.

Anggapan masyarakat Indonesia yang masih awam terhadap teknologi motor listrik, cenderung negatif. Padahal, teknologi ini sudah berhasil dipasarkan. Bisa punya kemampuan kompetitif bahkan seperti moge-moge yang dijual di pasar. Selain itu, lanjut Al, adalah kekhawatiran soal jarak tempuh yang terbatas.

“Semua kekhawatiran ini akan sirna dengan sendirinya setelah melihat Zero. Semua kekhawatiran tadi hilang, masyarakat harus sadar kalau teknologi itu masa depan, jangan melulu terjebak di masa lampau,” kata Al.


Ketika ditanyakan soal kinerja penjualan Zero di Indonesia, Al belum mau menjelaskan lebih jauh. Satu hal yang pasti, jelas Al, adalah penjualan bukan satu-satunya tujuan utama Zero di Indonesia. “Kami mau memberikan pengaruh positif terhadap teknologi motor listrik, terutama dengan hadirnya Gesits, produk lokal Indonesia yang siap bersaing di pasar dunia,” kata Al.
loading...
Top