Menurut Anies, KJP Pada Masa Ahok Masih Belum Banyak Menjangkau Anak yang Tidak Bisa Sekolah



Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan berencana akan melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar, atau KJP dengan versi baru dengan nama KJP Plus.

Anies mengatakan, program yang tengah berjalan di era Pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat tetap akan dilanjutkan, meski akan 'menambalnya' dengan adanya aturan baru yang bisa mengakomodir seluruh siswa yang akan menerima bantuan.

BACA JUGA : Sandiaga Uno Janjikan Penerima KJP Tetap Bisa dapatkan KIP

"Lagi kita matangkan. Anak rentan miskin tidak masuk. Anak usia sekolah yang dapat KJP, anak miskin di dalam sekolah. Yang di luar sekolah, tidak masuk. Paket A, B dan C, tidak masuk," kata Anies saat kampanye di Jakarta Barat.

Penerima Bantuan KJP, Anies melanjutkan, saat ini hanya menjangkau anak-anak sekolah yang sudah mengenyam pendidikan secara formal di sekolah. Nantinya, dia merencanakan akan mengintegrasikan dua manfaat program pemerintah di bidang pendidikan, yakni Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Sementara kita inginnya, anak-anak Indonesia, mulainya anak-anak di Jakarta, dari ekonomi lemah, betul-betul terjamin pendidikannya," kata Anies menambahkan.

Anies juga memastikan bahwa KJP Plus ini akan memperluas penerima program mulai usia sekolah 6 - 21 tahun. Tidak hanya itu, program itu juga akan direncanakan siswa penerima akan mendapatkan diskon belanja pendidikan dan gratis masuk museum dana wahana pendidikan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
loading...
Top