Mengungkap Rahasia Mengejutkan Keajaiban Air Dalam Al-Quran


Air, betapa dengan air ini kita bisa hidup. Betapa dengan air ini makhluk-makhluk bisa hidup karena dihidupkan oleh yang Maha Hidup. Bukan hanya sebagai pelepas dahaga dan media yang penting dalam bidang medis, ternyata air juga telah lama tercantum di dalam kitab suci Al-Quran. Keajaiban air yang tercantum di dalam kitab ini membuat banyak sekali hal yang bisa dipelajari. Rahasia yang perlu untuk diketahui dan disimak agar nantinya kita bisa lebih menghargai air dan mengerti apa yang membuat air begitu istimewa. Langsung saja simak semuanya disini.

Baca juga : Jangan Asal Basah, Ketahui Sunnah Berwudhu untuk Menyempurnakan Ibadah

1. Air sebagai salah satu proses yang sangat penting untuk kelangsungan bumi


[Q.S  An-Nur : 43]

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَصْرِفُهُ عَنْ مَنْ يَشَاءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa, Allah mengumpulkan bagian awan yang kemudian keluar darinya butiran hujan. Sehingga semua makhluk di bumi bisa merasakan segarnya air yang membasahi tanah kering dan akhirnya mengalir menjadi sungai dan akhirnya pergi ke laut. Semua yang terjadi juga telah diterangkan dalam Al-Quran dan menjadi pedoman untuk para ilmuan mempelajari tentang hujan dan siklus air.

2. Air sebagai penyeimbang alam


[QS. Al-Furqan : 48]

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih

Dalam ayat ini Allah  SWT menyebutkan bahwa hujan turun sebagai Rahmat, “Ma’aan thohuran, air yang sangat bersih”, inilah sifat air hujan. Namun manusia seringkali menyebut bahwa hujan itu sebagai pembawa bencana. Sebenarnya yang membawa bencana bukanlah air hujannya melainkan tindakan manusia yang melampaui batas sehingga membuat keseimbangan alam terganggu yang mengakibatkan ketika turun hujan terjadi bencana banjir.

3. Air sebagai pembersih dan media untuk mensucikan


[QS. Al-Anfal : 11]

إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ بِهِ وَيُذْهِبَ عَنْكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْأَقْدَامَ

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu)

Dalam ayat itu dijelaskan bahwa fungsi hujan adalah untuk menyucikan, untuk membersihkan. Hal ini terjadi pada saat perang Badr. Waktu itu, pasukan muslimin hanya sekitar 300 orang sedangkan lawannya adalah sekitar 1000 orang. Karena sangat khawatir, Rasulullah meminta pertolongan kepada Allah SWT. Kemudian Allah pun memberikan kekuatan dan ketenangan, yaitu dengan menurunkan hujan. Dimulai dengan diberikan rasa kantuk, kemudian diturunkan hujan. Sehingga dengan turunnya hujan tersebut bisa digunakan untuk membersihkan diri.

4. Air sebagai salah satu penyusun komponen tubuh manusia


[QS. Al-Furqan : 54]

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا ۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا

Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan secara alami dan Islami adalah dengan memperbanyak minum air. Kenapa harus meminum air? Karena selain tubuh kita membutuhkan air, Allah juga memerintahkan agar kita dapat memberikan tubuh dengan air yang cukup. Air merupakan komponen terbanyak dalam tubuh kita, bahkan saat kita masih menjadi janin, kandungan air dalam tubuh hampir mendekati 100%, kemudian setelah lahir kandungan air dalam tubuh mulai berkurang menjadi 80%, saat dewasa menjadi 70%, dan ketika sudah lanjut usia bisa menjadi 50%.

5. Air sebagai sumber kehidupan


[QS. Al-Anbiya : 30]

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Yang lebih mengejutkan lagi, kalau kita perhatikan bumi yang kita tempati ini, ternyata komponen yang terbanyak adalah air, bukankah lautan luasnya 3 kali lipat dari daratan? Sungguh Maha Benar Allah.

Demikian secara sekilas keajaiban air yang disebutkan oleh Al Qur’an, dengan memahami peranan penting dalam kehidupan kita, kita akan semakin menghargai air dan ibadah kita lancar serta lingkungan kita menjadi bersih, yang selanjutnya akan membawa kebahagian kita di dunia dan akhirat.

Top