Kurangi Jejak Karbon, Desainer Inspiratif Ini Ciptakan "Bikini" Dari Botol dan Jaring Bekas



Merancang bikini terlihat seperti cara yang tidak biasa untuk menyelamatkan lingkungan. Tapi desainer Australia, Nisha Abey melakukannya, dengan menciptakan pakaian renang atau bikini dari bahan bekas.

BACA JUGA : Wajib Tau, Kesalahan - Kesalahan Pemakaian Parfum yang Perlu Dihindari

Wanita berusia 29 tahun itu mendesain bikini menggunakan jaring ikan dan plastik daur ulang. Dia mengatakan, melakukan itu untuk menciptakan perbedaan kecil dalam industri yang boros.

Abey memulai dengan membuat label pakaian renang Liar pada tahun 2014 sebagai cara untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dari industri fesyen. "Saya telah bekerja dalam industri mode selama hampir 10 tahun dan saya selalu tertarik pada sisi lingkungan," kata dia, seperti dilansir dari Daily Mail.

Baginya, menciptakan bikini dari bahan daur ulang itu bukan tentang menghasilkan uang, tapi demi fesyen yang ramah lingkungan. Bikininya diproduksi secara lokal mendaur ulang botol plastik bekas dan jaring ikan demi mengurangi jejak karbon.

"Mereka mendaur ulang botol plastik dan jaring ikan menjadi serat. Bahan yang dihasilkan model stretch yang baik, adem dan tahan klorin," ujar Abey.

Dia bekerja penuh waktu sebagai desainer untuk perusahaan pakaian pria dan menjalankan label sendiri di waktu luangnya. Dan meskipun produk ramah lingkungan merupakan bagian penting dari pakaian renang Liar, Abey juga fokus merancang bikini dengan desain yang ingin dikenakan banyak orang.

"Mereka menyukai hal-hal yang ramah lingkungan, tetapi jika pakaian Anda tidak dapat dipakai, maka Anda hanya menciptakan lebih banyak limbah," ucapnya.
Top