Ingin Kasus Penistaan Agama Segera Usai, Tulisan "Apa yang Saya Lakukan Jika Agama Saya Dihina" Ini Jadi Viral

Demo Indonesia terbesar di tahun ini baru saja terjadi. Demo ini terjadi karena laporan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok beberapa pekan yang lalu. Ada kelompok yang pro, kontra dan juga netral yang menginginkan agar ‘keretakan’ ini segera berakhir, seperti musisi asal Bali ini.



BACA JUGA: Santri Terjun Mendemo, Ini Pesan Aa Gym Untuk Mereka

Dikutip Wajibbaca dari Indozone, Jerinx Menuliskan tulisan singkatnya yang meminta agar kasus Basuki Tjahaja Purnama yang dilaporkan ke polisi atas tudingan penistaan agama disikapi secara jernih. Seharusnya dilihat apakah Ahok sudah benar-benar terbukti menghina agama terkait ucapan soal Surat Al Maidah ayat 51 atau belum. Seperti diketahui, proses hukum kasus ini masih berjalan di Bareskrim Polri.

Jerinx menyebut ada banyak keganjilan, apalagi menjelang Pilgub 2017. Dia menilai jika ada oknum tertentu yang mempolitsir ucapan Ahok mengenai Al Maidah ayat  51 yang memicu demo ini.

Jerinx juga mengemukakan contoh masyarakat Indonesia terutama di Bali yang berbeda-beda agama tidak terpecah belah pasca peristiwa bom bali 1 dan 2 yang dilakukan oleh teroris yang mengatasnamakan agama. Menurut drummer band Superman Is Dead ini, setelah aksi bom Bali 1 dan 2 tidak ada aksi demo. Tidak ada pula aksi menolak agama tertentu di Bali.



Berikut tulisan lengkap Jerinx:

“Apa yang akan saya lakukan jika agama saya dihina? Saya akan diam. Kenapa? Karena saya percaya Tuhan maha kuasa.

Ingat ya, Bali dibom dua kali oleh orang-orang yang mengatasnamakan sebuah agama, menganggap Bali sebuah tempat yang 'kotor dan layak dilenyapkan'. Tapi apa yang terjadi setelah bom-bom tersebut? Enggak ada yang namanya demo atau aksi menolak agama tertentu di Bali. Yang terjadi malah saling bantu untuk memulihkan Bali.

Sekarang bayangkan, jika saya dan orang-orang Bali lainnya berpola pikir "wah, agama itu memusuhi agama/budaya saya, dan agama saya mengajarkan saya untuk membalas dendam dan membunuh orang-orang tersebut" bisa kamu bayangkan apa yang akan terjadi?

Ya. Perang. Perang. Dan perang. Darah. Air mata. Kehancuran. Lalu? Masuklah asing dengan propaganda 'mendamaikan' konflik dan mengambil alih semua SDA yang dimiliki bangsa ini. Kasus seperti itu sudah banyak terjadi di belahan bumi lain.

Dan cara yang paling gampang untuk mencegah semua itu adalah: berhentilah menjadi pembela agama. Simpan agamamu untuk dirimu sendiri. Untuk apa percaya Tuhan itu Maha Kuasa jika kamu masih. menyangsikan kekuatannya?”

Tetap ingat ya sobat, bagiku agamaku dan bagimu agamamu. Jangan samapi Indonesia terpecah karena kasus ini dan semoga segera ditemukan titik terangnya sehingga tidak berkepanjangan dan menjadi semakin buruk

loading...
Top