Dapatkan Ancaman Dari Militan Syuriah, Ahok Dapatkan Penjagaan Ketat



Menyusul munculnya ancaman pembunuhan dari kelompok militan di Suriah, mulai hari ini, pengamanan untuk calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ditingkatkan. Tak hanya petugas kepolisian, prajurit TNI juga dikerahkan untuk menjaga keselamatan Ahok.

BACA JUGA : Persiapan Demo 4 November, Pasukan Pengamanan Lakukan Apel Gabungan

Hal itu terlihat saat Ahok berkunjung ke Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan VIVA, lebih dari 30 personel kepolisian dan TNI yang berjaga di sekitar Ahok dan area yang dikunjunginya.

Kepala Polsek Pasar Minggu Kompol Holden Sirait mengatakan untuk mengamankan kunjungan Ahok itu, dikerahkan lebih dari 50 aparat gabungan, yang berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Pasar Minggu dan Koramil Pasar Minggu.

"Ada. Untuk hari ini sekitar 55 sampai 60 personel. Dari Polsek, Polres sampai Koramil," kata Holden.

Holden memastikan, tak ada gangguan apa-apa selama berada di lokasi kunjungan. Situasi terkendali dan tidak ada penolakan sedikit pun dari warga setempat.

"Kalau kita bukan melihat dari penolakan atau tidak tapi kalau istilahnya pejabat dianggap punya pengaruh besar kita selalu melakukan pengamanan," ujarnya.
Top