Cara Mudah Atasi Darah Rendah Dengan Obat Tradisional


Kurang darah dapat dialami siapa saja yang terjadi karena kebiasaan menyantap makanan yang kurang memiliki kandungan zat besi. Kurang darah merupakan gejala kelainan tubuh yang disebabkan karena minimnya jumlah sel darah merah, Sel darah putih dan sel pembekuan darah didalam tubuh atau bisa juga karena seseorang sedang mengalami penrunan kualitas sel darah merah secara berlebihan.

Untuk mencegah dan mengobati kurang darah sebaiknya cobalah cara tradisional yang terbukti mudah dilakukan dirimah, Relatif aman dan cepat menyembuhkan, simak paparan berikut:

BACA JUGA : Ketahui Segera 11 Penyebab Anda Bisa Alami Kurang Darah

Bayam merah dan kuning telur

Bayam merah memiliki kandungan zat besi dan kalium yang tinggi yang mampu menyembuhkan tanda tanda kurang darah dan baik untuk meningkatkan produksi sel sel darah didalam tubuh, Sedangkaan kuning telur memiliki kandungan protein tinggi yang baik untuk menpertahankan sel sel darah mearh agar tetap dalam kondisi yang baik.

Caranya: Rebuslah bayam merah dengan 2 gelas air lalu hingga menyisakan air untuk ukuran satu gelas saja. Ambil air bayam Kemudian tambahkan kuning telur ayam kampung lalu aduklah hingga merata. Minumlah sehari sekali untuk pencegahan anemia dan serangan gejala kurang darah. Minumlah 2 sampai 3 kali sehari untuk menyembuhkan penyakit kurang darah yang sudah diderita.

Hati ayam dan bawang putih

Hati ayam memiliki kandungan protein, Zat besi dan vitamin B 12 yang melimpah sehingga baik untuk anak anak dan dewasa. Sedangkan bawang putih memiliki zat anti infeksi untuk mengobati pendarahan atau infeksi didalam tubuh penyebab menurunnya sel sel darah merah.

Caranya : Rebuslah hati ayam sampai empuk kemudian hancurkan bersama bawang putih yang sebelumnya telah dikukus untuk dijadikan tim atau ditim . Ramuan yang nikmat ini dapat dimakan dua kali sehari untuk memperbaiki kualitas sel darah merah yang mulai mengalami penurunan.

Jahe merah dan madu

Jahe kaya akan manfaat karena memiliki beberapa senyawa kuat yang mampu mengatasi tanda tanda kurang darah dan baik bagi pertahanan tubuh terhadap penyakit serta meningkatkan imunitas sehingga sel sel darah tidak mudah berkurang. Diantaranya senyawa gingerol, Capsaicin, Chlorogenis acid, Minyak atsiri (zat antiseptik), Farnesol dan lain lain. Sedangkan madu memiliki zat anti infeksi dan bertindak sebagai antioksidan yang aktif dan kuat dalam mempertahankan kondisi sel sel darah agar tetap sehat.

Caranya: Cucilah jahe lalu potonglah menjadi beberapa potong lalu Rebuslah jahe merah dan saring airnya. Tambahkan madu untuk kemudian diminum secara rutin dua kali setiap hari.

Lempuyang emprit

Ketika infeksi terjadi didalam tubuh maka sel darah merah banyak yang terbuang. Untuk mengobatinya anda dapat memanfaatkan lempunyang emprit. Lempuyang mengandung minyak atsiri yang didalamnya terdiri dari senyawa Zingeron, Gingerol, Kariofilen, Bisabolen, Saponin, Paradol dan lain lain. Lempunyang mempunyai efek farmakologis yang dapat menekan prostaglandin, Sebagai antinflamasi dan mengobati perdangan yang terjadi pada organ tubuh bagian dalam.
Top