Buat Kamu yang Hobi Nitip Oleh-Oleh, Please Pengertian Sedikit!


Udah mateng rencanain perjalanan, eh jadi nggak mood.

Pergi ke suatu tempat entah keluar kota atau keluar negeri dalam rangka travelling atas keinginan sendiri atau karena tuntutan pekerjaan. Mungkin bisa menghibur kelelahan pikiran saat bekerja dan sedikit menghilangkan stress. Namun bagaimana bila mendengar kalimat ini, saat kita akan berangkat. Kira-kira malah senang atau tambah bad mood.

"Jangan lupa oleh-olehnya, ya." 
"Eh, nanti aku nggak usah dikasih gantungan kunci, tapi souvenir yang bla... bla... ." 
"Beliin baju yang kayak gini ya, di sana pasti lebih murah." 
"Pokoknya ini daftar barang yang harus kamu beliin buat aku nanti di sana."

Ehm, kamu pernah berada di situasi seperti itu? Ketika kamu akan pergi ke luar kota atau luar negeri, eh banyak sekali orang yang menitip oleh-oleh dan ini itu padamu. Bukannya nggak mau memberikan oleh-oleh, hanya saja kadang memang orang-orang itu kelewatan. Padahal kalau mereka bisa sedikit pengertian, pasti kita juga akan senang-senang saja membelikan oleh-oleh.

Pahami Kepentingannya

Jadi begini, saat seseorang pergi ke luar kota atau luar negeri, nggak selalu dengan maksud liburan. Bisa jadi karena ada urusan pekerjaan atau bisnis. Atau bahkan ada acara keluarga. Jadi, ya kalau mau menitip oleh-oleh, ketahui dulu soal kepentingan orang yang akan dititipi tersebut. Jangan sampai malah merepotkan orang yang akan dititipi.

Nitip Sesuatu Nggak Selalu Gratisan Dong Ya

Membelikan oleh-oleh pastinya butuh uang. Dan yang dititipi ini nggak selalu punya yang cukup cadangan yang untuk beli keperluan lain. Bisa jadi dia liburan dengan anggaran yang mepet, sehingga akan makin terbebani jika harus membelikan oleh-oleh dari kantong pribadi.

Buat kamu yang akan nitip oleh-oleh, ada baiknya kamu juga menitipkan uang untuk membeli oleh-oleh tersebut. Selain itu, pastikan juga kalau orang yang kamu titipi tidak keberatan atau kesulitan nanti untuk membelikan dan membawakan oleh-oleh tersebut. Kalau perlu, kamu juga bisa memberikan tambahan uang atau ongkos lelah padanya sebagai tanda terima kasih. 

Jangan Memaksa Saat Minta Dibelikan Oleh-Oleh

Kalau dibelikan oleh-oleh, ya kudu terima kasih. Tapi kalau memang tak dibelikan oleh-oleh, nggak perlu marah-marah atau protes. Siapa tahu dia lagi sibuk sekali dan nggak punya waktu untuk membelikan oleh-oleh. Atau bisa jadi ia mengalami masalah saat akan membelikan oleh-oleh.

Sedikit Pengertian Sudah Bisa Menenangkan Hati Kok

Buat para penitip, sebenarnya yang kami butuhkan itu hanya sedikit pengertian saja kok. Kami pasti juga ikut senang jika bisa membelikan oleh-oleh. Cuma kadang ada hal-hal tak terduga yang terjadi sehingga menyulitkan kami mendapatkan oleh-oleh. Kalau cara menitip dan memintanya dilakukan dengan baik, kami pun akan menanggapi dan menyanggupinya dengan baik.

Baca Juga : Hati-Hati Saat Pakai Hijab Namun Rambut Masih Basah, Risikonya Berbahaya

Buat yang hobi nitip, selalu perhatikan situasi, kondisi, dan kepentingan orang yang dititipi ya. Jangan terlalu memaksakan keinginan kalau memang keadaan tak memungkinkan. Jika memang sungguh-sungguh menitip, komunikasikan dengan baik.

Buat kamu yang sering jadi "korban" selalu dititipi oleh-oleh dari orang-orang di sekitarmu, hm... memang harus lebih bersabar. Jika dirasa dari awal tak bisa menyanggupi, nggak ada salahnya untuk bilang jujur dan terbuka. Kalau kamu keberatan dengan titipan, jelaskan juga alasannya dengan baik.

Masalah nitip-menitip ini memang kadang bikin nggak enak hati. Tapi semoga saja dengan bisa sedikit menghadirkan rasa pengertian, segala sesuatunya akan berjalan dengan jauh lebih baik lagi.
Top