Bikin Terenyuh, Pria Buta Ini Jualan Kacang Goreng di Mall dengan Anak-anaknya

Keterbatasan bukan alasan untuk menjadi seorang peminta-minta, tampaknya hal tersebut berlaku pada diri pria ini.



Di mana dengan segala kondisi yang ada pada dirinya, pria ini tetap berjuang mencari nafkah dengan berjualan.

Bukan barang istimewa yang ia jual, melainkan hanya bungkusan-bungkusan kacang goreng yang dihargai Rp 3.000an saja.

Seperti yang dilansir dari tribunnews.com yang dikutip dari sebuah postingan yang dibagikan oleh Anas Ardia di grup Facebook INFO CEGATAN SOLO DAN SEKITARNYA (ICS), Sabtu (26/11), seorang pria buta berjualan kacang goreng di mal Kota Solo, Matahari Singosaren.

Yang bikin haru lagi, ia menjual keliling dengan ditemani anak-anaknya yang masih kecil.

Berikut kesaksian Anas Ardia yang ia tuangkan dalam postingan ke grup ICS:



"Ini petualangan ku hari ini. Hatiku Menjadi terharu Melihat bapak buta. Sambil jualan kacang goreng. 1 bungkus 3000. Sambil mengajak anak 2 masih kecil2. Di matahari singosaren. Kata tmnku yg harian di matahari dia baru kali ini jualan di singosaren. Monggo sedulur2 lain klo liat bapak2 buta sama anak kecil ini di larisi geh. Smoga bapak2 itu sekeluarganya. slalu di beri kesehatan dan dilapangkan rizki. Amin.. Nuwun.."

Selain memposting tulisan, ia juga mengunggah tiga buah foto pria buta itu.

Terlihat seorang pria menjajakan kacang goreng di etalase dalam mal.

Ia mengenakan selendang sembari membawa keranjang berisi bungkusan kacang goreng.

Sementara itu, dua anaknya ada di dekatnya membantu menjajakan kacang bungkus tersebut.

Si bocah gadis bertugas menggendong adiknya yang masih kecil.
Sesekali adiknya diturunkan, lalu melihat-lihat isi mal.

Kontan, postingan Anas Ardia ini kemudian mengundang ragam reaksi dari netizen.

Mayoritas mereka merasa terharu dengan kondisi bapak dan anak-anaknya itu.



Arfa: "Terharu lur,,"
Zanni: "Ya alloh ra tegel nyawang cah cilik kui ,,mugo" bpk sak klrgo diparingi sehat rejeki katah amiiin ,,"

Indraswari: "Subhanallah lebih tinggi derajat.nya ketimbang mereka yg meminta2,,perlu dicontoh,,salut pak kagem njenengan kekurangan bukan suatu halangan buat mencari nafkah halal..."

Sementara ada netizen yang merasa lebih bersyukur lagi dan tersadar setelah melihat foto ini.

Cuemayh: "Jadi malu.. Aq yang udh kerja dtmpat yg mungkin lebih baik aja masih banyak keluhan liahat adik2nya itu yang kecil2 udah mau membantu orang tuanya karna kondisi orang tua..jadi malu sendiri."

Fadlan: "Mugo" ndang Payu Pak,dadi sadar Wong tuo golek duit angel,malah anak njaluk gur nggo foya" tok."

Tak urung, doa para netizen pun membanjiri bapak dan anak-anaknya yang mencari nafkah dengan cara bukan mengemis ini.

Ada juga yang berkomentar jika selain menjual kacang goreng, pria dalam foto itu juga berprofesi sebagai tukang pijat.

Juliius: "Bapake itu dulu kontrak di depan kampus utp dkt aub. Pekerjaan sehari2 pijet. Pijetane manteb lurd ... boleh dicoba lurd."

Hingga berita ini diturunkan TribunSolo.com, postingan tersebut sudah mengundang komentar hingga 200 lebih dan ditanggapi sebanyak 1.600an kali di grup ICS. 
loading...
Top