Baru Beberapa Hari Memerintah, Donald Trump Bikin Saham Apple Jeblok

Walaupun Donald Trump memimpin AS, ternyata hal itu juga berpengaruh pada Negara lain, salah satunya adalah Tiongkok. Bagaimana tidak? dalam kampanye calon presiden lalu Trump mengatakan akan menindaklanjuti ancaman pengenaan tarif kepada produk-produk buatan Tiongkok.



BACA JUGA: Bersenjatakan Handuk, Kakek Ini "Tantang" Buaya Muara Ganas

Peringatan itu membuat Tiongkok makin cemas dengan menurunnya penjualan iPhone dan nilai saham Apple menurun di bursa perdagangan saham.

Apple adalah salah satu dari saham-saham perusahaan teknologi besar, juga termasuk Amazon.com, Facebook dan Alphabet yang terus menghadapi tekanan sejak Pemilu Presiden AS setelah investor memindahkan portofolio modalnya ke perusahaan-perusahaan keuangan dan publik yang dianggap bakal mendapatkan insentif dari deregulasi dan belanja infrastruktur di bawah Presiden terpilih Donald Trump.

Koran pro-pemerintah Tiongkok, Global Times, juga menurunkan artikel peringatan bahwa aksi balasan akan ditempuh Tiongkok jika Trump benar-benar mewujudkan janji kampanyenya untuk menerapkan bea masuk 45 persen untuk semua produk Tiongkok yang masuk ke AS.

Pihak Apple sudaj kecew dengan Tiongkok dan diharapkan mampu menjadi harapan penjualan produk Apple. Sebelumnya, Apple berharap sukses di Tiongkok akan menutup rendahnya permintaan produk Apple di AS dan pasar mapan lainnya. Namun sayang hal itu tidak terjadi.

Hal itu membuat kinerja Triwulan Apple pada September lalu jeblok 30%, jauh lebih buruk dari turunnya kinerja dii Amerika yang hanya mencapai 7%.
Top