Banyak Kritikan, MacBook Pro Baru Akankah Laku Keras ?


Saat memperkenalkan MacBook Pro teranyar pada 27 Oktober lalu, Apple mengatakan beberapa varian bakal tersedia dalam dua hingga tiga minggu mendatang atau sekitar pertengahan November 2016. 

Lebih tepatnya, varian entry-level 13 inci tanpa integrasi Touch Bar sudah mulai dikapalkan sehari setelah peluncuran. Sementara itu, varian 13 inci dan 15 inci yang dilengkapi Touch Bar dan Touch ID harus menunggu lebih lama. 

Pengguna bisa terlebih dahulu memesan MacBook Pro yang diincar melalui mekanisme pre-order. Namun, agaknya belakangan ada sedikit masalah teknis dari pengapalan yang dijanjikan Apple. 

Dalam waktu sehari pasca mengumbar janji dua hingga tiga minggu pengapalan, situs Apple kemudian mengubahnya menjadi tiga hingga empat minggu pengapalan. 

Lantas, terakhir dipantau, situs Apple kembali menunda pengapalan menjadi empat hingga lima minggu, sebagaimana dilaporkan Ubergizmo dan dihimpun Kompas.com dan diteruskan oleh wajibbaca.com, Anda bisa mengeceknya sendiri di tautan ini.

Hal ini dapat bermakna dua hal. Apple bisa saja kehabisan stok pertama karena pemesan terlalu banyak. Kemungkinan lainnya, Apple tak menyiapkan banyak stok sedari awal. Tak diungkap berapa jumlah stok pertama MacBook Pro dengan Touch Bar.

Banjir kritik

Belum ada pula komentar dari Apple soal ini. Yang jelas, di awal peluncurannya, MacBook Pro teranyar sejatinya sudah ramai dibanjiri kritik. Pasalnya, lini tersebut menggunakan spesifikasi GPU Radeon Pro 400 buatan AMD. 

Apple merupakan vendor laptop pertama untuk mencoba GPU tersebut. Beberapa analis teknologi mengatakan grafis yang dihasilkan Radeon Pro 400 lebih buruk ketimbang grafis GTX 965m bikinan Nvidia yang disematkan pada beberapa laptop hibrida, termasuk Microsoft Surface Book. 

Ditilik dari benchmark-nya, performa dari Radeon Pro 400 cuma bisa memutar video 4k, mengoperasikan Photoshop, serta bermain game pada resolusi maksimal 1080 piksel. Hal itu tak buruk, namun tak prima untuk ukuran perangkat MacBook Pro keluaran Apple. 


Selain itu, Apple juga menghapus slot SD card. Hilangnya slot ini banyak dikritik karena masih dibutuhkan oleh para fotografer untuk transfer data. 

loading...
Top