Ayah, Inilah Dia yang Ingin Aku Kenalkan, Cinta Keduaku Setelah Dirimu


Ayah, jika seseorang bertanya tentang siapakah guru besarku di dunia ini yang mengajarkan arti kehidupan dan bagaimana aku harus berjuang untuk melawan hidup, maka jawabannya adalah engkau.

Kau adalah lelaki sederhana yang tidak pernah mengeluh, selelah dan seberat apapun pekerjaan yang kau tanggung. Kau mengajarkanku untuk selalu berbaik sangka, kepada Tuhan, juga kepada semua manusia. Dengan kepolosan dan kesederhanaanmu, kau selalu tersenyum menghadapi seluruh dunia yang kadang mempertemukan kita dengan orang-orang yang tidak selamanya baik hati.

Baca juga : Ucapkan 3 Kata Ajaib yang Sering Dilupakan Ini Agar Hidupmu Lebih Berarti Lagi

Kau selalu percaya bahwa selalu ada jalan untuk setiap masalah, selalu ada jawaban untuk setiap pertanyaan, asalkan kita percaya dan mau berusaha. Kau selalu rela berbagi dan memberi sekalipun kita tidak banyak memiliki. Dengan keringat, cinta serta doa-doa, kau selalu menaungi rumah kita yang meskipun sederhana, tapi tidak akan ada duanya di dunia.

Ayah, selama aku pergi sekolah hingga sekarang aku sudah berkerja, kaulah yang selalu menantiku di tempat yang sama. Rumah yang menjadi pelabuhan terakhir di hari ini untuk menyiapkan energi kembali esok pagi. Kau selalu menyambutku dengan senyum yang sama, dan kemudian ayah juga selalu mengajukan pertanyaan yang sama. " Kamu sudah makan?"


Setiap kali aku pulang dan melihat senyummu, senyuman indah yang ayah tunjukkan dan tatapan kasih dari ibu. Kemudian menyambut dan mencium tangan kalian berdua, aku selalu merasa wajahmu semakin bertambah tua. Tapi senyummu tetap sama meneduhkan. Matamu tetap sama bijak dan menenangkan. Di balik semua itu, aku tahu engkau masih menyimpan satu kekhawatiran.

Ayah, hari ini aku ingin bercerita kepadamu tentang seorang laki-laki, yang kuharap tak akan membuatmu cemburu. Dia memang tidak setampan dirimu, tentu saja. Bagiku, Ayah akan tetap jadi laki-laki paling tampan di dunia. Dia memang tidak semudah kau saat bergaul dengan orang lain, tapi dia selalu berusaha membuka diri untuk mengenal orang baru di luar lingkungan yang menjadi tempat nyamannya.

Baca juga : Meskipun Sulit Dipahami, Inilah Cara Seorang Ayah Mencintai Anaknya

Dia memang tidak terlihat sebijak dirimu, tapi dia selalu sabar menghadapi apapun dan akan bertanggungjawab pada semua yang menjadi tanggungannya. Jika dia lelah, maka di depanku dia tidak malu untuk mengaku dan tidak pernah berusaha untuk selalu menjadi sok kuat. Dia tidak berjanji untuk selalu membuatku bahagia. Pada suatu ketika, dia juga pasti akan membuatku marah, kesal, menangis dan juga kecewa. Tapi apapun yang terjadi, dia berjanji untuk selalu ada di sisiku dan bertahan bersama.


Ayah, engkau adalah pria pertama yang aku kenal dan membuatku jatuh cinta, dan tidak ada yang sepertimu di dunia ini.  Tapi setidaknya, laki-laki ini bersedia menerimaku untuk seluruh waktu yang masih dia punya, untuk menjalani semuanya bersama-sama dalam keadaan apapun.Dia, cinta keduaku setelah dirimu, dan yang kuharap akan selamanya menjaga putri kecil yang kau sayangi ini.
loading...
Top