Air Terjun Di Bawah Air! Ilusi Ini Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Mauritius yang Mempesona


Kepulauan Mauritius berada di sebelah timur Pulau Madagaskar, di barat daya Samudera Hindia. Memiliki ibu kota bernama Port Louis, Negara kepulauan yang berjarak 900 kilometer dari Pulau Madagaskar ini awalnya tidak memiliki penduduk asli, melainkan ditemukan oleh penjajah Eropa pada abad ke-16. Sejak saat itu bangsa Hindu, Cina, dan Eropa berdatangan ke sana dan membentuk budaya percampuran.

Baca juga : Wonderful Indonesia! Kenalkan Primadona Suaka Marga Satwa Barumun di Padang Lawas, Danau Tasik

Meski luasnya hanya sekitar 2.040 kilometer persegi, situs perjalanan LonelyPlanet merekomendasikan Mauritius sebagai salah satu tujuan lokasi liburan romantis yang sangat indah. Sejak berdiri pada abad ke-17, Port Loius telah bertahan melawan wabah penyakit, kebakaran, dan badai tropis. Kondisi tersebut membuat Mauritius memiliki kehidupan kota tua yang unik sejak peninggalan zaman Victoria.

Sekilas sejarah, pulau ini merdeka pada tahun 1968 dan menjadi republik pada tahun 1992. Anyway, tahukah kamu rupanya nama Mauristus disematkan untuk mengenang Pangeran Maurice dari Nassau. Prancis yang pernah menduduki pulau itu sepanjang abad ke-18 lantas mengubah namanya menjadi Ile de France. Mauritius kembali jatuh ke Britania Raya tahun 1810 dan dikembalikan ke nama semula. Pantai-pantai indah juga berada di negara ini. Pantai-pantai tersebut di antaranya adalah Grand Bay, Pereybere, Belle Mare, Blue Bay, La Morne, Tamarin serta Flic en Flac. Tidak heran jika pantai ini kerap dijadikan sebagai lokasi untuk menghabiskan waktu romantis dalam melangsungkan bulan madu.


Sebuah pemandangan menakjubkan akan kamu lihat ketika melintasi pulau bagian barat.
Bila kamu lihat dari atas, ada pemandangan yang nampak seperti air terjun di bawah air. Air terjun bawah air ini hanyalah ilusi dari sebuah pemandangan alam.
Yang sebenarnya terjadi, limpasan dari pasir dan lumpur deposito menciptakan ilusi air terjun bawah air.

Baca juga : Roti Isi Telur Rebus, Kudapan A la Korea yang Pastinya Menggugah Selera, Intip Yuk!

Ketika satelit Google Maps berhasil mengabadikan lokasi fenomena ini, air terjun memang terlihat cukup nyata. Jika berkesempatan mengunjungi pulau ini, kamu akan menyaksikan sendiri betapa menakjubkannya surga tropis ini. Selain ilusi air terjun bawah airnya, pulau ini juga terdapat Le Morne Cultural Landscape yaitu sebuah gunung terjal yang menjorok ke Samudera Hindia di sebelah barat daya Mauristus.


Le Morne Cultural Landscape telah diakuin oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia, lho. Dulunya, gunung ini digunakan sebagai tempat berlindung oleh budak pelarian, Maroon, selama bertahun-tahun pada abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Gunung ini dikelilingi oleh hutan dan tebing gunungnya hampir tidak bisa diakses. Para budak yang melarikan diri membentuk sebuah permukiman kecil di gua-gua dan puncak Le Morne. Le Morne menjadi simbol perjuangan budak untuk sebuah kebebasan, penderitaan, dan pengorbanan.
Top