Ahok Ikhlas Bila Dirinya Dijadikan Tersangka, Bila Memang Terbukti Bersalah

Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ikhlas bila dirinya dijadikan tersangka, terkait kasus dugaan penistaan agama.



Sedianya, hari ini Selasa (15/11/2016), Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri akan melakukan gelar perkara terkait pidato kontroversial Ahok di Kepulauan Seribu 27 September lalu.

Baca Juga : Detik-detik Pelaku Bom Gereja Dikepung Warga, Dihajar di Perahu, Beginilah Nasibnya..

Ahok kemudian dilaporkan ke Mabes Polri dengan dugaan melakukan penistaan agama. Keesokan harinya, Rabu (16/11/2016) Mabes Polri akan mengumumkan status Ahok secara resmi kepada publik.

Seperti yang dilansir dari tribunnews.com "Saya percaya kepolisian itu pasti profesional jadi apapun putusan yang dilakukan polisi saya pasti ikut. Termasuk kalau dijadikan tersangka pun saya percaya polisi memutuskan yang baik, ini pasti secara profesional jadi saya akan terima," ucap Ahok.

Ahok berharap, kalau pun ditetapkan menjadi tersangka, perkara itu dilimpahkan sesegera mungkin. Sehingga, masyarat bisa melihat secara langsung, Ahok terbukti bersalah atau tidak.
"Kita tentu harapkan segera dilimpahkan ke pengadilan supaya waktu di pengadilan semua bisa live, bisa melihat, dan saya percaya, saya tidak bersalah," tambahnya.

"Kalau saya jadi tersangka, harus segera dinaikkan ke pengadilan. Salah enggak apa-apa, daripada saya dipaksa mundur, terus mundur," kata Ahok lagi.

Jangan Lewatkan :


Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan Ahok akan hadir atau tidak dalam gelar perkara nanti.

"Pelapor (Ahok) kami undang, itu pun boleh datang, boleh juga tidak. Tapi kalau tidak datang pun, silahkan," terang Tito Karnavian.

Kabareskrim Komjen Ari Dono menegaskan kalaupun salah satu pihak baik terlapor atau 11 pelapor tidak hadir, itu tidak masalah dan gelar perkara akan tetap berjalan. 
loading...
Top