5 Pemimpin Dunia ini Tak Mau Ambil Gaji dari Negara. No 5 Masih Hangat


Ilustrasi para pemimpin dunia yang berpengaruh

Salut dengan para pimpinan negara ini yang tak mau ambil gajinya dari negara. Seperti Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih Donald Trump. Ia pernah mengatakan bahwa tidak akan menerima gaji sebagai seorang presiden sepeser pun.

Pada 17 September 2015, dalam suatu acara di Rochester, Negara Bagian New Hampshire, pria 70 tahun itu pernah mengatakan dia tidak akan menerima gajinya jika terpilih jadi presiden.

"Hal pertama yang akan saya lakukan jika terpilih jadi presiden, saya tidak akan menerima gaji itu. Itu bukan masalah bagi saya," kata dia saat itu, seperti dilansir koran the Daily Mail melalui merdeka, Sabtu (12/11).

Seseorang dalam akun Twitter pernah menanyakan Trump dalam sebuah tayangan video dan pertanyaan itu muncul di akun Twitter Trump pada 21 September 2015.

"@realDonaldTrump, apakah Anda akan menerima gaji presiden jika terpilih?
Trump menjawab: "Soal gaji ini, saya tidak akan mengambilnya, satu dolar pun. Saya benar-benar akan menolak gaji jika saya jadi presiden.."

Majalah Forbes memperkirakan kemarin total kekayaan pria dijuluki Raja Properti AS itu mencapai USD 3,7 miliar atau setara Rp 49 triliun.

Dalam situs resmi pemerintah AS disebutkan, selama masa jabatannya, presiden akan menerima kompensasi sebesar USD 400.000 atau setara Rp 5,3 miliar setahun, yang dibayarkan tiap bulan dan mendapat tunjangan sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp 670 juta untuk membantu tugas-tugas resminya.

Lalu, siapa lagi pemimpin dunia yang tak ambil gajinya dari negaranya? Berikut ulasan cekaja.com:

1. Presiden Afghanistan Hamid Karzai


Hamid Karzai

Sosok pria berusia 58 tahun ini menjabat posisi presiden Afghanistan pada tahun 2001. Dirinya terkenal begitu dominan dalam sektor politik Afghanistan semenjak jatuhnya era pemerintahan Taliban.

Menguasai 7 bahasa, memiliki kemampuan intelenjensi yang tinggi serta sifatnya yang elegan dan bersahaja membuat dirinya diangkat sebagai Ksatria Kehormatan Britania pada 2003. Hamid ternyata juga enggan menerima gaji sebagai presiden.

2. Presiden uruguay Jose Mujica


Jose Mujica

Jose Mujica dikenal sebagai presiden yang cukup santai dan tidak merepotkan urusan protokoler kepresidenan. Mujica terkenal sebagai dermawan karena mendonasikan 90 persen pendapatannya sebagai presiden untuk rakyatnya. Mujica memiliki image sebagai sosok yang sederhana dan kerap berpergian tanpa menggunakan iring-iringan mewah ala presiden.

3. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus


Paus Fransiskus

Memang yang satu ini bukan merupakan Presiden, tetapi sebagai Paus, Jose Mario Bergoglio memiliki kekuatan dan kekuasaan yang besar untuk mengatur Vatikan sejak tahun 2013 menggantikan Paus Benediktus XVI.

Baca Juga: 3 Fakta Biksu Radikal di Myanmar yang Anti-Muslim Rohingya
Pria berdarah Argentina dan Italia ini terkenal akan kepribadiannya yang bersahaja, sederhana, dan hemat. Walau dirinya sangat menyukai kekuasaan dan pengaruh yang dimiliki, beliau tidak menerima gaji atas layanan yang diberikan.

4. Presiden Iran Ahmadinejad


Iran Ahmadinejad

Memiliki nama lengkap Mahmud Ahmadinejad, presiden keenam Iran ini dikenal sebagai sosok yang sangat bersahaja dan sederhana. Dirinya lebih memilih berkendara dengan mobil tua miliknya daripada menggunakan limo mewah fasilitas negara.

Selain itu, dirinya bisa saja menyelenggarakna pesta mewah terkait pernikahan anaknya tetapi yang dilakukan hanyalah menggelar pesta sederhana yang begitu menunjukkan betapa rendah hatinya beliau.

Selama menjabat sebagai presiden, Ahmadinejad enggan menerima gaji dengan alasan bahwa semua kesejahteraan milik negara dan sudah menjadi tugas beliau untuk tetap amanah dalam menjaganya.

5. Presiden Amerika Serikat Donald Trump


Donald Trump

Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump memang begitu kontroversial. Berbagai skandal dan perilakunya di hadapan media memang kerap menuai banyak protes dan komentar miring. Tetapi yang menarik, Trump berujat bahwa dirinya tidak ingin digaji saat menjabat sebagai presiden.

Perubahan sikap Trump setelah menjadi presiden terpilih sedikit banyak membuat masyarakat AS berubah pandangan terhadpa dirinya. Mudah-mudahan saja perubahan tersebut benar dilakukan oleh Trump.
loading...
Top