Subhanallah, Keistimewaan Do'a yang Terbukti Nyata



Kisah Jean Hilliard, seorang wanita yang kembali bernapas setelah ditemukan mati beku tertimbun salju di Minnesota, telah menjadi legenda masyarakat setempat sejak lama. Mengulik laporan pertama kisah tersebut, ternyata peristiwa itu benar-benar terjadi.

 Kisah ini pertama kali bergaung pada tahun 1980. Dan sejak saat itu, kisah ini makin berkembang setelah dituturkan dari mulut ke mulut. Pertanyaannya, apakah cerita ini benar-benar terjadi?

BACA JUGA :  SUBHANALLAH, Keistimewan Dzikir Setara Menanam Satu Pohon di Surga

Di rumah sakit, dokter yang memeriksa tak yakin apakah wanita ini bisa diselamatkan atau tidak. Dijelaskan bahwa pada malam tersebut, Hilliard ditemukan membeku di bawah suhu minus 22 derajat Selsius.

Wanita muda ini ditemukan membeku setelah mencoba mencari pertolongan dari kecelakaan mobil ringan yang ia alami. Saat dibawa ke rumah sakit, diperkirakan ia telah membeku selama enam jam.

 Suhu tubuhnya bahkan tak bisa terdeteksi oleh termometer yang berarti kurang dari 80 derajat Fahrenheit.

"Tidak ada bukti dari denyut atau tekanan darah. Tubuhnya terlalu beku untuk menemukan vena untuk diberi sengatan di jantungnya," kata Dr. Edgar Sather.

Awalnya, dokter yang memeriksa telah menyerah. Hingga kemudian, mereka mendengar rengekan samar dari mulut wanita itu.

"Saya pikir dia sudah mati, tapi kemudian kami mendengar suara rintihan. Saat itu kami tahu, ada sedikit keajaiban yang terjadi," tambah Dr. George Sather yang ikut memeriksa kondisi Hilliard.

Hilliard yang masih beku, terlihat menarik napas dangkal dua atau tiga kali per menit. Jantungnya pun mulai berdebar, meski hanya delapan kali per menit. Semburat merrah muda muncul di tempat yang awalnya membeku.

Dokter segera memberikan pertolongan yang umum dilakukan terhadap pasien yang membeku. Perlahan tapi pasti, tubuh Hilliard kembali dialiri darah.
loading...
Top