Suami Bacok Istri Saat Tidur dengan Selingkuhan Tanpa Pakaian


Keheningan rumah kos di Jalan Cokroaminoto Gang Kelapa Muda, Banjar Pemangkalan, Ubung Kaja, Denpasar, dilansir dari tribunnews, Selasa (25/10/2016) dinihari, langsung berubah menjadi gaduh manakala suara erangan kesakitan dari Ahmad Toli (36) terdengar keras hingga tetangga kosnya terbangun.

Toli meringkuk memegangi kepala dan dadanya setelah ditusuk oleh Ahmadi (34), yang naik pitam melihat istrinya tidur dengan Toli tanpa sehelai benang.

Istri sah Ahmadi, Putri Aprilina (31), yang terbangun setelah mendengar suara erangan Toli berusaha menghentikan amukan suaminya.

Nahas, saat memegang tangan sang suami yang menggenggam pisau, dirinya turut terkena sabetan.

Ahmadi menjelaskan, dirinya sudah menaruh curiga bahwa sang istri telah main serong dengan pria idaman lain (PIL) sejak dua minggu lalu. sebuah pesan pendek (SMS) di ponsel istrinya menjadi petunjuk.

Ketika ditemui di Polsek Denbar, Ahmadi mengatakan, dirinya tanpa sengaja sempat membaca sebuah pesan di ponsel istrinya bunyinya , “Ma saya mau tapi jangan di sana”.

Saat ditanya maksud SMS tersebut, sang istri mengelak dan menjelaskan bahwa itu adalah SMS nyasar. Ahmadi tak percaya.
Dia terus menaruh curiga.

Di samping itu, mahligai rumah tangganya dengan Putri memang tak berjalan mulus, meski telah dikaruniai seorang anak lelaki.

Menurutnya, selalu ada riak-riak kecil dalam rumah tangga mereka yang telah berusia tiga tahun, masalah sepele sekalipun kerap memicu perpecahan diantara mereka.

Puncaknya, pertengkaran hebat saat hendak mengganti popok bayi anak mereka membuat sejoli ini pisah ranjang.

Setelah pisah ranjang, Putri memilih tinggal satu kos dengan Toli.

Menurut Ahmadi, setelah pisah ranjang, sang istri kini dinafkahi oleh selingkuhannya.

“Sekitar tiga minggu lalu udah pisah ranjang. Masalah sepele, karena nggak ganti popok. Terus saya tanya sama dia, itu saya bilangin dia kok sama orang lain manis-manis ngomongnya, sama saya kok bentak-bentak. Dia tambah marah. Baju saya dimasukkan ke tas, saya memilih pulang ke Jawa,” kenangnya.

Rangkul Anak Semata Wayang
Usai menikam selingkuhan istrinya, banyak warga berkerumun mendekati tempat kejadian perkara (TKP), Ahmadi lantas merangkul anak lelaki semata wayangnya yang masih berusia dua tahun tiga bulan, hasil pernikahannya dengan Putri.

Ahmadi menyerahkan pisau yang ia genggam kepada Ketua Rukun Tetangga (RT), Maryono, sembari mengatakan dirinya tidak akan lari dari tanggungjawab dan siap memikul risiko atas perbuatan yang telah dia lakukan.

“Mau gimana lagi mas, saya kalap lihat istri tidur dengan pria lain. Telanjang bulat, di sebelahnya ada anak saya yang masih kecil pula. Saya mau kasih pelajaran ke dia,” beber Ahmadi sembari mengepalkan tangan kanannya seraya berusaha menahan kekesalan, ketika ditemui di Mako Polsek Denpasar Barat usai diamankan polisi, dilansir dari tribunnews, Selasa (25/10/2016) siang.

Sesaat sebelum insiden terjadi, Ahmadi sedang tertidur di sebuah gudang mebel tempat ia menumpang.

Ia mengaku tiba-tiba pikirannya dihinggapi perasaan tidak enak, berkali-kali ia mencoba memejamkan mata tetapi tak berhasil.

Perasaannya kian tak menentu, akhirnya ia memutuskan menyambangi tempat kos sang istri.

Awalnya ia tak berniat melukai Putri, namun setelah melihat dari sela jendela sang istri sedang tertidur tanpa pakaian dengan pria lain, emosinya memuncak.


“Saya lalu cari pisau di sana, tapi nggak ada. Terus saya cari pisau ke tempat saya numpang tidur di gudang mebel, nggak tahunya di sana ada pisau di terasnya. Habis itu, saya itu ke kosan terus saya buka kunci pintu dari sela jendela. Saya buka pelan-pelan terus saya buka kunci kamarnya. Nggak tahunya si Toli itu tidur di bawah jendela makanya saya nggak lihat tadi. Telanjang pula dia. Itu wes kalap saya jadinya,” urainya.
loading...
Top