Sering Tercium Bau Anyir di Tambang Emas Ini, Ternyata Alasannya Bikin Merinding

Tambang emas atau tambang-tambang yang lain memang menyimpan bahaya tersendiri bagi pekerjanya, seperti runtuh, longsor atau tertimpa batu. Oleh sebab itu, tak sedikit tambang yang dinyatakan angker dan berhantu.



BACA JUGA: ML Dengan Pacar, Usai Sholat Siswi SMP Ini Berdoa Agar Tidak Hamil. Tapi Sayang Doanya Didengar Oleh Ibunya

Dikutip Wajibbaca dari Tribunnews, Sebuah kota di provinsi El Oro, sebelah selatan Ekuador, terdapat sebuah kota bernama Zaruma. Kota yang ditemukan oleh penjajah Spanyol pada 1539 itu terdapat tambang emas di wilayah Gunung Andes.

Di bawah kekuasaan Spanyol, Zaruma dan kota terdekat dari Portovelo menjadi pusat pertambangan emas yang dikirim ke Eropa. Konon, emas-emas yang ditemukan di tempat ini berasal dari pegunungan Andes yang sering dikaitkan Kota Emas misterius, El Dorado.

Di balik kota Zaruma yang indah ternyata ada cerita mengerikan yang sangat terkenal di kalangan masyarakat sekitar. Cerita mengerikan ini berasal dari terowongan bawah tanah El Sexmo.

Terowongan licin dengan sedikit penerangan ini merupakan jalur gerobak kereta yang mengangkut bijih-bijih emas. Sekitar 150 meter dari dalam terowongan tambang, emas, perak, dan tembaga diekstraksi.



Pada taun 1950-an, sebuah perusahaan milik Amerika mampu membawa 3000 ton mineral dalam satu tahun. Dikatakan pula jika diterowongan ini sering ada bau anyir darah yang tibia-tiba datang. Menurut cerita, masyarakat disekitar tambang bisa membawa pulang hingga 30 kilo perhari, namun warga tetap hidup dibawah garis kemiskinan.

Minimnya penerangan dan tingkat keamanan juga menjadi masalah besar di tempat ini. Banyak pengembang tambang yang lalai saat hendak meledakkan gua, dan menelan banyak korban.

Walikota Zaruma, Jhansy Lopez mengatakan, cerita pengalaman orang-orang ini akan menarik bagi wisatawan asing, terutama dari Perancis dan Spanyol. Mereka bisa tahu mitos di tempat ini hhingga belajar budaya daerah.

Walaupun banyak wisatawan yang mengunjunginya, para warga tetap memberi sambutan hangat kepada mereka.
Top