Saudi Umumkan Ganti Kalender Hijriyah dengan Kalender Masehi

Kita tahu jika Arab Saudi adalah Negara islam. Oleh karena itu, mereka juga menerapkan kalender islam dengan hitungan bulan yakni Kalender Hijriyah, Tapi tahukah kamu? Saudi telah umumkan akan mengganti kalender Hijriyah dengan kalender Masehi! Hmmm.. kira-kira apa ya penyebabnya?



Dikutip Wajibbaca dari Islampos, Pergantian Kalender ini akan dimulai pada hari Sabtu, 1 Oktober 2016. Hal ini dilakukan sebagai terobosan untuk menyesuaikan waktu dengan para pengimpor minyak Arab Saudi yang akhir-akhir ini mengalami krisis keuangan. 

Kerajaan Arab Saudi memberlakukan kalender Hijriah sejak 1932. Kalender Hijriah lebih pendek waktunya sebelas hari dibandingkan kalender Gregorian yang memiliki 365 hari dalam setahun. Sebenarnya dengan mengggunakan kalender hijriyah, Negara itu dapat menghemat biaya, misalnya pada sector gaji. Oleh karenanya, para netizen sempat mempertanyakan kejadian ini di Media Sosial.

“Saudi mengganti kalender Hijriah ke kalender Gregorian yang menambah biaya sebelas hari membayar bagi pekerjanya setiap tahun. Pegawai negeri kehilangan sebelas hari dari gajinya setelah pergantian kalender,” cuit Sultan Al Qassemi, pemilik akun Twitter, seperti dikutip dari Deutsch Welle.

Pergantian kalender merupakan satu dari rangkaian kebijakan Arab Saudi untuk memangkas biaya demi penghematan.

Sebelumnya, Raja Salman memerintahkan pemotongan 20 persen gaji pegawai negeri dan 15 persen tunjangan bagi anggota Dewan Penasihat Shura Kerajaan. Juga, penundaan pemberian bonus kepada pegawai pemerintah. Arab Saudi pun menaikkan biaya visa masuk kepada warga asing.

Ini semua bagian dari reformasi ekonomi yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi setelah produsen minyak terbesar di dunia ini mengalami penurunan pendapatan sejak harga minyak terus melorot sejak 2014.
loading...
Top