Presiden Obama Tetapkan Status Darurat Atas Ngerinya Badai Matius di Haiti hingga Tewaskan 108 Orang



Kota-Kota di Haiti luluhlantak diterjang badai Matius. Terjadi di kota Jeremie dan dikota-kota wilayah selatan Haiti, Kamis (6/10/2016).

"Jeremie benar-benar hancur. Sekitar 80 persen bangunan di kota itu hilang. Semua jaringan telepon dan listrik musnah," kata Direktur Care Haiti, Jean-Michel Vigreux, Kamis (6/10/2016).

"Akses menuju kota itu terputus serta semua orang tak punya makanan dan uang," tambah Vigreux lewat akun Twitter-nya, dikutip dari kompas.



Lebih jauh ke selatan, tepatnya di kota Les Cayes yang juga merupakan salah satu pelabuhan besar di Haiti, jurnalis AFP menyaksikan atap sebuah katedral yang sama sekali hilang.

Pusat kota Les Cayes mampu bertahan dari kehancuran total karena konstruksi bangunan yang kokoh, tetapi banjir dan angin kencang yang dibawa badai itu meluluhlantakkan perkampungan Croix-Marche a Terre yang berada di pesisir.



Pohon-pohon kelapa yang tumbang menghancurkan puluhan bangunan terutama atap rumah-rumah sederhana yang dibuat dari seng.

Baca Juga : Topan Mengerikan Seperti Tsunami Luluh Lantakan Kota Busan, Korea Selatan

Badai Matius itu juga menghancurkan perkebunan pisang dan mangga yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Hingga Kamis, jumlah korban tewas akibat badai terdahsyat di Karibia selama satu dekade terakhir itu telah mengakibatkan 108 warga Haiti tewas.

Setelah menghancurkan Haiti, pada Kamis malam badai Matius menuju ke Florida, AS. Akibatnya lebih dari 1,5 juta orang dievakuasi dan Presiden Barack Obama menetapkan situasi darurat federal.

Ketika alam sudah tak bersahabat, maka apapun akan dilalap.
Top