Pengikut Dimas Kanjeng Ngotot, yang Ditangkap Polisi Bukan Dimas Tapi Jelmaanya

Bila dipikirkan sungguh diluar logika, namun para pengikut Taat Pribadi ini mempercayai bahwa Dimas bukanlah orang biasa. Meskipun telah tersangkut kasus pembunuhan.



Pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, sangat percaya kepada junjungannya itu.

Sampai sekarang pun mereka masih percaya dan yakin bahwa yang ditangkap polisi itu bukan Dimas Kanjeng, tetapi hanya tongkatnya yang berubah wujud.

“Mereka yakin Dimas Kanjeng itu sakti dan tidak bisa ditangkap, pengikutnya meyakini bahwa yang ditangkap polisi bukan Taat Pribadi yang asli, melainkan hanya tongkatnya saja,” kata Agus salah satu warga Tegalgubug dikutip dari radarcirebon.com, Minggu pagi (2/10).

Baca Juga :
Marwah Daud Ibrahim Sebut Dimas Kanjeng Bukan Orang Biasa dan Mengadakan Uang Adalah Anugrah Allah
BODOH atau apa? Punya Uang Ratusan Juta disetor ke Dimas Kanjeng, tapi disana Tidur Beralas & Beratap Terpal, Hingga tak Makan

Jumlah pengikut Dimas Kanjeng di Tegalgubug cukup banyak, yakni sekitar 175 orang. Mereka kerap mengirimkan uang ke Dimas Kanjeng di Probolinggo dengan harapan bisa digandakan hingga berlipat-lipat.

Menurut Agus, sebetulnya banyak dari warga Tegalgubug yang uangnya belum kembali setelah disetor ke Dimas Kanjeng. Namun, mereka tidak ada yang melaporkan ke polisi, pasalnya tidak pernah merasa tertipu.

“Bahkan koordinator santri warga Tegalgubug jarang pulang, lebih lama tinggal di Probolingo dengan Dimas Kanjeng,” kata Agus.

Cukup banyak warga Desa Tegalgubug menjadi pengikut Dimas Kanjeng, jumlahnya mencapai 175 orang. Itulah sebabnya nama Dimas Kanjeng bagi masyarakat Tegalgubug sudah tidak asing lagi.

Sudah mendarah daging bagi mereka, bahkan orang yang menjadi tersangka pembunuhan masih dianggap orang yang baik.
loading...
Top