Oknum Polisi Gebuki Wartawan TV One dan Mau Tembak Kaki Korban

Berlaku seperti jagoan, seorang polisi gebuki wartawan, hingga akan tembak kaki wartawan tersebut.



Saiful Anwar atau yang akrab dipanggil Ipul, seorang kontributor stasiun televisi swasta dipukul oknum aparat, saat di perjalanan, ketika ia ingin meliput di dekat fly over Senen.
Peristiwa itu terjadi sekitar jam 15.00, demikian dilansir warta kota.

Awalnya, Ipul mendapatkan informasi mengenai penemuan mayat. Kemudian, ketika sampai di daerah Senen, ia tak sengaja menyenggol seorang aparat yang merupakan anggota di Polsek Senen.
Akibat senggolan tersebut, HT aparat itu terlempar, namun, Ipul yang tidak menyadari hal itu.

Oknum polisi itu, lalu mengejar Ipul.
Ketika ia berhenti, oknum tersebut langsung memukul Ipul di wajah bagian bawah.
Terjadilah adu mulut. Kemudian, tiba-tiba datanglah seorang aparat lain yang menaiki mobil Kijang yang diketahui berasal dari Mabes Polri.

"Aparat yang baru datang membanting saya dan menodongkan pistol ke wajah," ucap Ipul saat dikonfirmasi, pada Jumat (7/10/2016), dikutip dari warta kota.

Baca Juga : Tak Mau Dimadu, Suami ini Usir Istri Hingga Istrinya Tinggal di Tenda Dalam Kemelaratan

Lalu Ipul diborgol dan dibawa masuk ke dalam mobil. Ia dipukuli lagi oleh aparat itu.
Bahkan diancam akan ditembak kakinya sambil mengarahkan pistol ke arah kaki. Selanjutnya, mereka berdua membawa Ipul ke Mabes Polri.

"Saya dipaksa membuat surat pernyataan diatas materai oleh mereka untuk tidak memperpanjang kasus ini," kata ipul.

Di sisi lain, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa anggota merupakan korban.

"Kalau dari laporannya, anggota saya malah jadi korban, dia ditabrak dari belakang sehingga HT-nya terlempar," kata Dwiyono saat dikonfirmasi.

Ia menolak untuk berkomentar terkait oknum aparat dari Mabes Polri yang menodongkan pistol ke arah wajah Ipul.

"Kalau mau tahu soal informasi (itu) tanya yang bersangkutan," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Senen, Kompol Indra Siregar belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut.
Top