Menyedihkan Suami Telat Pulang Saat Kontraksi, Istri dan Bayinya Sudah Jadi Mayat



Sebuah kisah yang sangat menyayat hati, harus dilalui seorang pria ini. Lelaki yang akan menjadi calon bapak ini, harus melihat istri dan anaknya meninggal karena kecerobohya.

Suami ini memutuskan untuk memakamkan istri dan anaknya yang baru lahir di dalam satu peti mati yang sama. Hal ini pun menjadi viral dan diperbicangkan banyak orang. Lelaki yang sudah menjadi suami dan menjadi calon bapak bagi anaknya.

Tapi sayangnya, saat sang istri akan melahirkan, tidak ada satu orang pun yang menolong. Bahkan suaminya juga tidak ada di rumah karena masih mengurusi pekerjaan. Sampai di rumah dia mendapati istrinya sudah terbaring dengan bersimpuh darah. Tak hanya nyawa sang istri, anak yang ada di dalam kandungannya pun tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga : Oknum Polisi Gebuki Wartawan TV One dan Mau Tembak Kaki Korban

Dilansir dari viral4real, kisah ini ditulis oleh akun Facebook Aldren Sarile.
Tentunya ibu hamil sangat membutuhkan perhatian lebih dan ekstra.

Tak hanya kesiap siagaan dari sang suami, calon bapak juga perlu memberikan kasih dan cinta dengan porsi berbeda kala sang pujaan hati tengah berbadan dua.

Tapi rupanya pengguna akun ini melupakan hal itu pada hari dimana istrinya sedang merasakan kontraksi yang teramat hebat.

Padahal sang istri sudah menelepon. Memberi tahu bahwa perutnya mengalami kontraksi. Suami ini pun menjawab bahwa dirinya akan segera pulang.

Namun wanita yang sudah kesakitan itu masih harus menunggu suaminya menyelesaikan tugasnya di kantor. Setelah menunggu beberapa saat, sang istri kembali menelepon. Dia mengatakan bahwa kondisinya sudah membaik. Walau begitu Aldren tetap merasa ada yang aneh.

Sampai akhirnya dia memutuskan untuk pulang.

Selama perjalanan Aldren merasa khawatir dan panik. Dia membawa kendaraan dengan sangat kencang. Sampai-sampai nyaris tabrakan di jalan raya. Nahas, sesampainya di rumah istri Aldren tak lagi bernyawa.

Dia menemukan wanita berbadan dua itu sudah terkapar dengan bersimbah darah. Aldren pun berupaya untuk meminta tolong pada tetangga. Tapi sayang, orang-orang yang datang ke rumahnya pun tak bisa menolong banyak.

Mereka hanya bisa untuk membawa wanita itu ke rumah sakit. Aldren berpikir jika istrinya tak bisa diselamatkan masih ada harapan pada bayinya. Dokter berupaya untuk mengeluarkan bayi di dalam kandungan sang istri.

Metode yang digunakan untuk mengeluarkan snag bayi dengan cara C-section.
Harapan Aldren kembali pupus saat dokter berhasil mengeluarkan si bayi.

Bayi lahir tanpa nyawa. Itu merupakan hal yang memilukan bagi Aldren.
Kenyataan pahit ini mesti diterimanya dengan lapang dada.
Dia pun memutuskan untuk memakamkan kedua orang itu di dalam sati peti mati.
Dengan begitu menurut Aldren mereka dapat menjaga satu sama lain.





Foto-foto yang diposting oleh Aldren ini mendapat banyak simpati dari netizen. Sungguh menyedihkan. Perhatikan keluarga kita. Keluarga lebih dari segalanya, karena selain kepada Allah, merekalah tempat kita mengadu.
loading...
Top