Menari Saat Operasi Pasien, Dokter Bedah ini Dipecat Secara Tak Terhormat

Sebuah video aneh ahli bedah dan perawat menari saat operasi menjadi perbincangan hangat di Kolombia.



Sebuah rekaman video yang dikutip dari Mirror, Rabu (26/9/2016) menunjukkan dokter bedah dan perawat di rumah sakit itu tengah melakukan operasi sambil mendengarkan musik pop. Mereka kemudian meletakkan alat-alat operasi dan mulai menari serta tertawa.

Malahan, si dokter sempat-sempatnya memegang tangan pasien yang masih dalam pengaruh bius, tertawa, dan mengajak pasien itu menari. Tentu saja, apa yang dilakukan oleh dokter tersebut sangat berbahaya.

Baca Juga : Ngeri, Gara-Gara Dianggap Bawel Ceweknya, Cowok ini Memilih Diam Hingga Menjahit Bibirnya

Rekaman video dokter bedah dan perawat tersebut terancam dituntut hukuman. Bernardo Alejandro Guerra, seorang anggota dewan di kota Medellin, Kolombia mengatakan bahwa perbuatan dokter bedah dan perawat itu tidak memiliki etika dan tidak menghormati pasien serta profesinya.

"Hal yang menakjubkan adalah ahli anestesi tidak muncul dalam video. Ahli anestesi yang bertanggung jawab agar pasien tidur," kata Guerra.

Guerra telah meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan dan menghukum ahli bedah.

Setelah diidentifikasi, dokter serta perawat di dalam video tersebut yakni Dr David Majana Navarro dan Angelica Meija. Keduanya dipecat karena tidak menghormati profesi, pasien, dan tidak beretika.

Seorang wanita bernama Carmen Calderon diduga korban yang berada di video tersebut. Carmen Calderon menjadi pasien ahli bedah tersebut pada dua tahun lalu ketika menjalani operasi tummy tuck atau bedah perut untuk membuang lemak serta mengencangkan otot di dinding perut.

Baca Juga : Gara-Gara Kesalahan Kecil, Beberapa Papan Nama ini Pun Berubah Makna Fatal Sekali

Namun, operasi itu akhirnya gagal selang tiga hari kemudian.

"Saya mulai mencari dokter bedah itu untuk mendapatkan perawatan darurat tapi dia tak melakukan apapun selama 20 hari," kata Calderon.

Calderon kemudian mendapat perawatan dari rumah sakit lain. Dokter yang memeriksanya pun menegaskan bahwa ia telah menjadi korban dari perlakuan buruk operasi.

Lihat tingkah dokter dan perawat ini,


Usut punya usut, ternyata orang yang menyebarkan video tersebut adalah mantan kekasih si dokter. Wanita yang tidak diketahui namanya itu dendam karena menjadi korban dari gagal operasi pembesaran payudara.

Menurut wanita itu, ia tak menyangka ada pasien lain yang mengalami nasib yang sama dengannya. Karena tak ingin korban berjatuhan semakin banyak, ia pun melaporkan David atas ulahnya tersebut.
Top