Mayat Suami Ditemukan Seperti Ini Dikandang Kerbau, Istri Malah...

Tuhan memberi berbagai jenis cobaan kepada umatnya, disinilah peran mereka untuk tetap menjalaninya dengan kuat dan sepenuh hati. Namun, tak sedikit dari mereka yang tak sanggup menjalaninya sehingga menempuh jalan yang justru merugikan.



BACA JUGA: Sering Tercium Bau Anyir di Tambang Emas Ini, Ternyata Alasannya Bikin Merinding

Seperti kisah seorang lelaki asal Delod Bale Agung, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo ini. Pria bernama I Kadek Suwastika (35) alias Dek Oleh yang tewas tergantung di kandang Kerbau pada  Minggu (16/10/2016) sangat menghebohkan warga setempat.

Dikutip Wajibbaca dari Tribunnews, Dek Oleh nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri akibat stres setelah kalah judi tajen. Saat itu seorang saksi Ni Tengah (62) , selaku ibu kandung korban yang sedang memeriksa kandang sapi. Tanpa disangka, ia justru menemukan anaknya sendiri tewas tergantung disana.

Saksi yang histeris kemudian berteriak dan memanggil warga lainnya hingga diteruskan ke Mapolsek Mendoyo. Kabar Dek Oleh yang tewas gantung diri ini kemudian tersebar hingga puluhan warga sekitar kemudian memadati lokasi penemuan mayat.

Tak lama, petugas identifikasi dari Polres Jembrana dan petugas medis setempat datang guna melangsungkan olah TKP.

Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana, melalui Kanit Reskrim Polsek Mendoyo, Iptu Moh Yaqin membenarkan adanya peristiwa gantung diri yang terjadi di wilayah hukumnya (wilkum) tersebut.

Petugas yang melangsungkan olah TKP mendapati korban mengakhiri hidupnya dengan seutas tali berwarna biru yang diikatkan pada bagian leher dan dikaitkan ke langit-langit atau atap gubuk kandang kerbau tersebut.

Menurut salah seorang teman korban, ia sebelumnya sempat kalah judi tajen dan nekat menggadaikan motornya yang diduga sebagai pemicu korban nekat melakukan aksi bunuh diri itu.

 “Kasus ini murni bunuh diri karena berdasarkan pemeriksaan oleh petugas Medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya. “Pihak keluarga juga sudah mengiklaskan kepergian korban dan jasadnya sudah disemayamkan di rumah duka,” pungkas Yaqin.

Sementara itu, Lurah Tegal Cangkrin, Ida Bagus Eka Ariana membenarkan jika korban merupakan satu diantara warganya. Ia menyatakan jika korban sebenarnya adalah petani dan buruh pemelihara kerbau yang rajin  “Menurut keterangan keluarganya memang tidak pernah ada cekcok sebelumnya, menderita sakit juga tidak. Istrinya juga syok berat dan belum bisa bercerita tentang suaminya,” tandas Ariana.
Top