Kisah Tragis Dafa, Bocah 6 Tahun yang Tewas Disiksa oleh Ibu Tiri



Seorang ibu tiri yang tak punya belas kasihan terhadap anaknya. Terjadi di Kalimantan Timur. Ajeng gadis kecil yang masih kelas 3 SD, menangis sambil menunjukan jarinya yang bengkak karena dipukul palu oleh ibu tirinya. Selengkapnya disini: Ajeng, Siswi Kelas 3 SD ini Disiksa Ibunya. Terlihat Lebam di Mata Hingga Jarinya Bengkak di Pukul dengan Palu

Kali ini kejadian yang sama terjadi di Banten. Dafa Mustaqim, bocah kelas 1 SDN Larangan Utara 2 dilaporkan meninggal secara tidak wajar oleh tetangga dan gurunya akibat penyiksaan yang dilakukan ibu tiri mudah akrab dengan anak kecil.

"Anaknya pendiem, nurut aja kalo di bilangin. Tiap ada cucu saya di sini, dia selalu main bareng. Mudah akrab orangnya bisa mainin anak kecil," kata Rini (44) tetangga kontrakan Dafa dilansir wartakotalive.com, Minggu (23/10).

Menurut ibu yang tinggal di samping kotrakan Dafa di Jalan Swadaya 1 RT/RW 003/004 No. 26A, Larangan Indah, Ciledug, Banten, Dafa tidak suka main jauh-jauh.

"Paling tiap pulang sekolah dia main di depan sini (halaman kontrakan), paling jauh main ke warung," ungkapnya yang sudah tinggal lima tahun di kontrakan tersebut.

Dafa sendiri baru menempati kontrakan berukuran sekitar 12x6 meter dengan tarif Rp 600.000 per bulan bersama ayah, ibu tiri, dan saudara tirinya mulai dari sebelum bulan puasa 2016.

"Mereka belom lama tinggal di sini, waktu sebelum puasa baru tinggal di sini. Saya juga awalnya ngga tahu dia tinggal sama ibu dan sodara tirinya," ungkapnya yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga.



Saat di konfirmasi, Eneng (28), adik dari Mustaqim (ayah Dafa), membenarkan jika Dafa selama ini tinggal bersama ibu dan saudara tirinya.

"Abang saya punya anak dari pernikahan pertamanya (Dafa), istrinya juga punya anak perempuan dari pernikahan sebelumnya," jelasnya, yang saat ini, dia diminta untuk menjaga kontrakan oleh ayah Dafa.

Baca Juga : OrangTua Harus Waspada! Begini Cara Media Sosial Merusak Mental

Ibu tiri Dafa bernama Yanti yang berasal dari Magetan, Jawa Timur, ini sudah memiliki anak dari suami sebelumnya bernama Rahma yang sekarang SMP kelas 1.

"Mereka menikah sekitar dua tahun yang lalu. Saya baru ketemu istrinya tiga kali pas pernikahan, lebaran, sama kejadian ini," jelasnya.

Begitu kejamnya seorang ibu tiri, hingga tega menyiksa anaknya sampai meninggal.
loading...
Top