Kisah Pilu, Sibuk Dengan Pekerjaan Pria Ini Kehilangan Istri dan Jabang Bayinya

Ibu hamil memang membutuhkan cinta, perhatian dan perawatan berkali-kali lipat dari orang-orang tersayang.



Namun, hal tersebut tak bisa dilakukan seorang pengguna Facebook bernama Aldren Sarile. Ia menyesal karena tidak berada di sisi sang istri yang tengah mengandung buah cintanya ketika dalam kondisi kritis.

Kisah pilu Sarile berawal saat ia sedang bekerja. Sang istri meneleponnya karena merasa kondisinya tidak baik sebab tekanan darahnya naik. Ia hanya bisa mengatakan ke istrinya untuk sabar menunggu, karena ia akan pulang secepatnya.

Namun beberapa saat kemudian, istrinya mengirim pesan kepadanya dengan mengatakan jika ia mulai merasa baik-baik saja.

Dilansir Viral4real diteruskan citizen6.liputan6.com, Jumat (14/10/2016), meski Sarile telah mendapatkan kabar baik, tapi ia memutuskan untuk bergegas pulang bahkan hampir mempertaruhkan nyawanya karena membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Nahasnya, setibanya di rumah, sang istri sudah dalam kondisi tak bernyawa. Dia pun berteriak minta tolong, tapi para tetangga tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan istrinya. Yang bisa mereka lakukan hanya membawanya ke rumah sakit.

Meski istri Sarile sudah meninggal, dokter berusaha untuk menyelamatkan bayi yang belum lahir dengan melakukan C-section. Sayangnya, bayi itu lahir tak bernyawa dan tidak ada cara lain untuk menyelamatkan keduanya.

Itu menjadi momen yang sangat memilukan bagi Sarile. Dia memutuskan untuk meletakkan istri dan putrinya dalam satu peti, sehingga mereka dapat menjaga satu sama lain.

Foto-foto kebersamaan jasad dua perempuan yang sangat dicintai Sarile mendapat banyak simpati publik, khususnya para pengguna jejaring sosial. Mereka bahkan memberikan semangat agar Sarile tetap kuat untuk menjalani hidupnya.
Top