ISIS Bantai 30 Warga di Afganistan, Setelah Pimpinanya Terbunuh


Kelompok militan yang terkait dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membunuh 30 warga sipil, termasuk anak-anak, di provinsi Ghor, wilayah tengah Afganistan.

Insiden itu terjadi pada Selasa (25/10/2016) malam, di sebelah utara Firoz Koh, ibu kota provinsi Ghoh.

Pemerintah setempat mengatakan, serangan ini merupakan sebuah balas dendam setelah seorang komandan ISIS setempat tewas.

"Pasukan keamanan dibantu warga melakukan operasi dan membunuh soerang komandan ISIS kemarin (Selasa). Kemudian anggota ISIS datang kembali dan menculik 30 warga desa," kata Gubernur Ghor Nasir Khazeh.

"Tiga jasad ditemukan warga setempat pagi ini," tambah Khazeh.

Pembunuhan warga sipil ini menandakan masih buruknya keamanan di Afganistan di saat pemberontak Taliban mulai bergerak menuju berbagai kota, 15 tahun setelah digulingkan Amerika Serikat.

Beberapa waktu belakangan ISIS mulai menancapkan pengaruhnya di Afganistan mendapatkan simpati warga, merekrut pengikut dan menentang Taliban terutama di wilayah timur negeri itu.

Pada Maret lalu, Presiden Ashraf Ghani mengumumkan, ISIS telah dikalahkan setelah militer Afganistan mengklaim kemenangan dalam operasi yang berlangsung beberapa bulan.

Namun kenyataannya, ISIS masih kerap melancarkan serangan maut di berbagai wilayah negeri itu.


Pada Juli lalu, ISIS mengklaim berada di belakang dua bom bunuh diri di komunitas etnis Hazara di Kabul yang menewaskan 80 orang. Serangan ini menjadi insiden paling mematikan di ibu kota Afganistan itu sejak 2001.
loading...
Top