Ini Video Yusuf Mansur Menangis Karena Melihat Nusron Wahid Menghakimi MUI



Sebelumnya telah beredar video Nusron Wahid yang menghakimi MUI di sebuah program TV Swasta yaitu ILC atau Indonesian Lawyers Club. Sedikit kutipan dari kata-kata Nusron sebagai berikut.

Nusron mengatakan, bahwa Umat Islam ini memang biasa rame. Ramenya umat Islam selalu disebabkan dua hal. Kalau tidak salah paham, pahamnya yang salah.

Tetapi Nusron juga bertindak sebagai umat Islam, jadi dia ramai di ILC. Seperti ada penghinaan Nusron bagi agamanya sendiri, itupun berarti dia menghina dirinya sendiri karena dia bagian umat Islam. Kemudian Nusron menjelaskan panjang lebar tentang tafsir Al Quran, dan seterusnya.

Begini selengkapnya,


Nah, video ini pun menyebar begitu saja di youtube. Karena memang dianggap kurang pantas oleh publik. Seorang politikus berbicara tentang agama. Publik mengatakan bahwa Nusron seakan menyalahkan para ulama. Mengetahui hal ini Ustadz Yusuf Mansur (Yusman) pun menanggapi hal ini. Ustadz Yusman sampai menangis menuturkan tanggapanya. Pesan dari Ust. Yusuf Mansur untuk kita semua agar tak hina ulama.

Berikut kutipan pesan Yusuf Masur dalam video itu:
Bismillahirohmanirohim, kepada adik-adik saya, anak-anak Indonesia, para remaja.
Jangan ya, jangan ditiru melotot-melotot ke ulama.
Jangan, jangan ditiru.
Sesalah-salahnya ulama itu sebenar-benarnya kita.
Jangan ditiru, yang suka maki-maki orang, jangan ditiru, yang suka bilang orang bodoh, goblok, tolol, jangan ditiru ya nak, jangan ditiru ya nak, jangan ditiru, jangan.
Ustaz juga banyak kesalahannya, banyak dosanya.
Niru ustaz juga yang baik-baik saja, yang buruk mah jangan ditiru. jangan.
Enggak ada orang yang enggak punya keburukan.
Berikut video yang diunggah oleh akun El Kemunk, 

Dengan keterngan,
Pesan dari Ust. Yusuf Mansur untuk kita semua agar tak menghina ULAMA.
Ustad Yusuf Mansur sampai menangis melihat bagaimana Nusr*n menghakimi Ulama MUI saat acara ILC Selasa kemarin.

Video Yusuf Mansur menangis ini sudah dilihat ribuan kali,


Banyak netizen, yang berkomentar,, melalui instagram,,

Ada sebuah komentar salah seorang pengguna jejaring sosial Instagram tampaknya memantik perhatian Ustaz Yusuf Mansur.

Dalam komentarnya, netizen dengan akun @euis_estiasih meminta para ustaz, termasuk Yusuf Mansur, untuk datang berdakwah tanpa dibayar.

Netizen itu 'menantang' para ustaz untuk turun dari pusat kota ke kampung-kampung, dan desa terpencil yang belum terjamah.

Namun, netizen tersebut menuliskan kampung-kampung tersebut tidak memiliki biaya untuk mengongkosi para ustaz.
"Kalau saya tanya masyarakatnya menjawab, 'di sini mah susah neng, apalagi untuk panggil ustaz, kagak sanggup bayar, abis mahal bayarannya'. Saya sedih pak ustaz," tulis akun @euis_setiasih.

Menurut akun @euis_estiasih, sedianya di kampung tersebut banyak penghapal Al Quran.

Tapi, tambahnya, karena kurang ilmu, tidak ada yang memodali dan menggerakkan warga kampung tersebut.

"Tolong gerakkan hati ustaz-ustaz untuk mau datang ke kampung pelosok tanpa harus dibayar," tulis netizen tersebut.



Nah, bagaimana Ustaz Yusuf Mansur menjawab 'tantangan' netizen tersebut?

Baca Juga : "Saya Tidak Melotot ke Ulama, Beginilah Wajah Saya" Ujar Nusron kepada Ustadz Yusuf Mansur

Di akun Instagram miliknya @yusufmansurnew, Ustaz Yusuf Mansur menjawab 'tantangan' tersebut dan memberikan solusi jitu.

Berikut jawaban Ustaz Yusuf Mansur:

Bantu saya. Jadi SYM. SejutaYusufMansur. Download aja dari Youtube.

Undang orang kampung. Rutinin setiap sabtu pagi misalnya. Siapin kacang ijo. Sarapan bareng judulnya. Atau makan malem. Yang sederhana aja. Pake nasi kebuli sama kambing guling. Hehhee. Yah, pake liwet aja. Ngeliwet. Cabe merah sama ikan teri. Sedep dah.

Abis itu, stelin pake tv. Kalo ga, pake kabel sound, colokin ke HP. Simpel. Ga pake acara2 gede. Bismillaah. Lakuin aja.
Saya punya kwn. Seorang kapolsek di Sukabumi. Apel pagi dan akhir pekan, ngumpulin semua petugas di bawahnya.

Lalu denger bareng. Liat bareng. Abis itu, diperiksa sama Kapolsek ini. Apa hasil stlh denger dan liat. Keren. Beliau skrg di Mapolda Jabar.

Sebagai ayah ibu jg bs begini. Kepsek bisa begini. Bahkan saya ada kwn. Pengelola sekolah perhotelan di Bandung.
Pernah saya share sebelumnya. Semua mahasiswa mahasiswinya diwajibin dengerin tiap pagi.

Rekaman2nya Yusuf Mansur. Dan saya ketemu alumni2nya di berbagai hotel di berbagai negara dg izin Allah.
If there is a Will? There is Smith. Will Smith. Hehehe.
Kreatif aja brader. Kreatif aja sister. Jgn nunggu. Tp nyerang. Ga ada abisnya ngeluh mah.

Apalagi sampe nyangka kami2 ini dibayar. Ga bener. Yg bener, ditransfer. Hehehe. Pake mobile transfernya Paytren. Hahahaha.

Nah, sekalian jadi simpul, sekalian dah jadi agen Aqudo, agen Paytren, agen BYM (Buku), agen umrah Daqu, agen Santri Indent, Simpul Sedekah, dll.

Yang ikhlas dan yang lurus. InsyaaAllah membangun ummat jd urusan kwn2 jg. Bukan hanya urusan orang lemah dan kecil macam kami.
Al Faatihah...

Begitu penuturan Ustadz Yusman. Semoga umat Islam tidak tercerai - berai, karena di hari akhir nanti semua umat Islam bisa saling bermusuhan. Apakah ini menunjukan tanda-tanda tersebut?
loading...
Top