Ini Permen Jari yang Diduga Ada Narkobanya, Orang Tua Harus Sangat Berhati-Hati



Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memeriksa PT Rizky Abadi Jaya Anugerah selaku importir produk makanan ringan "Permen Jari".

Sebelumnya, beredar informasi di masyarakat bahwa permen jari diduga mengandung narkoba yang membuat seorang anak di daerah Ciledug, Tangerang tertidur selama lima jam setelah mengonsumsi makanan tersebut.



Dikutip dari laman resmi BPOM, www.pom.go.id, menindaklanjuti aduan tersebut, BPOM telah mengambil sejumlah sempel produk yang tersebar di sekolah-sekolah yang diketahui banyak beredar di Ciledug dan Karang Tengah.

Baca Juga : Sungguh Menyayat Hati, Ayah Ini Bertaruh Nyawa Arungi Derasnya Banjir Demi Selamatkan Bayinya

BPOM telah memeriksa PT Rizky Abadi Jaya Anugerah pada 10-11 Oktober 2016. Saat diperiksa, pihak perusahaan mengakui bahwa produk tersebut diimpor dari perusahaan asal China bernama Chaozhou Chaoan Wangging Foods China.



Perusahaan berjanji akan segera mengklarifikasi informasi tersebut kepada perusahaan asal China itu.

Permen Jari yang berbentuk lucu dan rasanya manis ini menjadi bahan perbincangan masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka para orangtua. Karena, sempat beredar kabar bahwa ada seorang anak yang tidur selama dua hari setelah mengonsumsi permen jari tersebut.

Permen jari ini sudah beredar di Tangerang dan Depok, untuk tempat penjualannya sendiri tentu saja adalah tempat yang banyak sekali anak-anak yang mudah tergiur dengan makanan lucu, yakni di sekolah. Bagi anak-anak sekolah memang tak sulit untuk mendapatkan permen yang satu ini.

Kamu yang penasaran dengan bentuk permen jari, maka bisa membuka situs resminya, yakni Permenjari.com. Dalam situs tersebut dituliskan,"Permen Jari adalah produk makanan yang aman untuk dikonsumsi semua kalangan dan telah terdaftar di BPOM. Dengan bentuk yang unik juga memiliki rasa buah yang segar Permen Jari menjadi pilihan yang tepat untuk menemani hari-hari Anda."

Baca Juga : Meski Hanya Dibayar Beras, Guru ini Tetap Berjuang Untuk Mendidik Siswa-Siswinya

Sementara itu, dikutip dari Health Liputan6.com, Direktur Pengawasan Makanan BPOM RI, Tety H Sihombing mengungkapkan jika pihaknya kini masih melakukan pengujian terhadap Permen Jari. "Yang jelas untuk saat ini, permen jari tersebut masih diuji lab untuk mengecek ada narkobanya atau tidak. Kita juga ambil sampel di beberapa tempat," kata Tety seperti dikutip dari Liputan6.com, Rabu (12/10/2016).

Dikutip dari merdeka, belasan kembang gula warna-warni yang menggiurkan anak-anak ini disita dari kantin SDN Gayamsari Semarang setelah BNN menyatakan permen tersebut mengandung narkotik.
Top